MENTENG, AYOJAKARTA.COM -- PT MRT Jakarta memperkenalkan kartu jelajah berganda (multi trip) kepada calon penumpang.
Kartu tersebut merupakan tahap pertama bagian program Pemprov DKI Jakarta dalam menjalankan Jaklingko yang terintegrasi dengan seluruh moda transportasi massal.
''Kita sudah mendapatkan izin menerbitkan kartu jelajah berganda atau multi trip ini. Sehingga masyarakat sudah bisa menggunakan kartu multi trip di seluruh Stasiun MRT Jakarta,'' ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta William Syahbandar di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jumat (6/12/2019).
Saat ini, masih tersedia 200 hingga 300 kartu yang telah disiapkan untuk konsumen. Pembeliannya tersedia di seluruh stasiun MRT.
''Bisa dibeli di stasiun MRT. Ke depan kita akan bekerja sama dengan retail yang ada supaya bisa dimanfaatkan,'' kata William.
Kartu multi trip memiliki beberapa kelebihan antara lain kecepatan 0,3 detik, artinya dalam satu menit, 60 orang sudah masuk ke dalam gerbang. Untuk minimum saldo hanya Rp 3000. Selain itu, kartu terbaru juga tidak ada batas penggunaan selama masih terdapat saldo di dalamnya.
''Kartu ini bisa dipakai selamanya. Harga kartunya Rp 25 ribu tapi minimum saldonya tiga ribu. Jadi kira-kira harus ada uang segitu di dalamnya,'' tutur William.
Bagi pengguna MRT yang ingin menggunakan kartu dengan jarak pendek dikenakan biaya Rp 3000, sedangkan untuk jarak jauh Rp 14.000.
Pengenalan kartu multi trip turut dihadiri mantan Kepala Basarnas Muhammad Syaugi yang kini menjabar Komisaris Utama PT MRT Jakarta, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim serta Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Muhammad Effendi.
Share this article
PT MRT Jakarta memperkenalkan kartu jelajah berganda (multi trip) kepada calon penumpang.