AYOJAKARTA.COM - Tanggapi kasus viral dugaan pemalakan yang terjadi pada sopir bajaj di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung diketahui akan tindak tegas.
Secara tegas, Pramono Anung tidak akan berkompromi dengan tindakan premanisme.
"Tidak ada kompromi lagi. Jadi premanisme di Jakarta, saya sebagai gubernur, saya tidak ragu-ragu untuk itu," pungkasnya.

Sebagai informasi, beredar video pemalakan yang terjadi pada Jumat, 10 April 2026 memperlihatkan sopir bajaj yang dipalak oleh seorang pria untuk menyetor uang Rp100 ribu.
Video yang beredar di masyarakat tersebut diketahui divideokan oleh penumpang yang saat itu melihat kejadian secara langsung dan bertanya pakah tindakan tersebut sering terjadi.
"Di Tanah Abang gitu yah bang? Dikasih atau palak," tanya penumpang tersebut.
"Ya dipalak," ujar sopir bajaj tersebut.

Bahkan, jika tidak memberikan uang setoran tiap harinya, sopir bajaj akan diteriaki maling hingga mendapatkan tindakan kekerasan.
Pihak Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyebutkan saat ini pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut.***

Share this article
Tanggapi kasus viral dugaan pemalakan yang terjadi pada sopir bajaj di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung diketahui akan tindak tegas.