JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Penyidik Polda Metro Jaya menyebutkan, salah seorang oknum anggota Satpol PP membobol ATM Bank DKI hingga Rp 18 miliar.
"Ada satu yang pertama inisial IO, ini sampai Rp 18 miliar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (27/11/2019).
Pihaknya, kata Yusri, masih melakukan pendalaman berapa kali yang bersangkutan membobol ATM Bank DKI hingga jumlah fantastis Rp 18 miliar
"Kita masih didalami, nanti kita sampaikan setelah ada perkembangannya," ujarnya.
Sejauh ini, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah memeriksa 41 orang yang diduga ikut melakukan pembobolan ATM Bank DKI. Dari 41 orang tersebut, 13 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan 28 lainnya masih berstatus saksi. Meski demikian polisi masih terus mendalami keterangan dari 28 saksi tersebut.
Sedangkan jumlah kerugian yang dialami Bank DKI mencapai Rp 50 miliar. Sebelumnya, Bank DKI Jakarta melaporkan kasus dugaan pembobolan ATM oleh sejumlah oknum anggota Satpol PP ke kepolisian.
Awalnya, mereka diduga mengambil Rp 32 miliar secara bertahap dengan saldo rekeningnya di Bank DKI tak berkurang. Seiring perkembangan, pihak kepolisian menduga total kerugian Rp 50 miliar.
.jpg)
Share this article
Penyidik Polda Metro Jaya menyebutkan, salah seorang oknum anggota Satpol PP membobol ATM Bank DKI hingga Rp 18 miliar. "Ada satu yang pertama inisial IO, ini sampai Rp 18 miliar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (27/11/2019). Pihaknya, kata Yusri, masih melakukan pendalaman berapa kali yang bersangkutan membobol ATM Bank DKI hingga jumlah fantastis Rp 18 miliar