Bagaimana Nasab Anak yang Lahir di Luar Pernikahan Sah? Gus Baha Murid Mbah Moen Bilang Begini

Kiai A. Bahauddin Nursalim alias Gus Baha, murid kinasih Kiai Maimoen Zubari atau Mbah Moen
Kiai A. Bahauddin Nursalim alias Gus Baha, murid kinasih Kiai Maimoen Zubari atau Mbah Moen

AYOJAKARTA.COM – Melangsungkan pernikahan merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW yang merupakan ibadah seumur hidup.

Namun, banyak di luar sana yang tidak mengamalkan ajaran islam sehingga marak kasus perzinahan yang mengakibatkan hamil di luar nikah.

Padahal, islam mengajarkan agar menghindari zina karena merupakan hal yang sangat dibenci oleh Allah SWT dan termasuk dosa besar.

Baca Juga: Info Loker Terbaru 2022 Area Jakarta Timur untuk Posisi Staff Packing, Lulusan SMA-SMK Bisa Daftar di Sini

Lalu yang menjadi problematika yaitu nasab dari anak yang lahir di luar pernikahan sah, apakah sama nasabnya dengan anak yang lahir dari pernikahan sah ataupun berbeda.

Perlu diketahui, nasab adalah keturunan atau kerabat berdasarkan hubungan darah melalui pernikahan yang sah.

Murid ulama kharismatik, alm. Mbah Moen yaitu KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau biasa dipanggil Gus Baha memberikan penjelasan mengenai nasab anak yang lahir di luar pernikahan sah.

Menurut Gus Baha, sudah banyak kejadian di masyarakat karena hamil baru kemudian menikah.

Baca Juga: Sebut Kuasa Hukum Berusaha Buktikan Bharada E Tak Bersalah, Pakar Psikologi: Sekrup Kecil dalam Desain Kejahat

“Saya pasti pesan, taubatmu diterima Allah karena sudah menikah,” kata murid Mbah Moen dalam video akun YouTube el Yeka yang dikutip oleh AyoJakarta.com Selasa (29/11/2022).

Menurutnya, hal tersebut harus didukung karena dengan menikah maka akan terhindar dari zina, karena apabila mereka tetap berhubungan malah akan terjadi zina.

“Tetapi anak mereka ini tidak boleh diwalikan bapaknya,” terangnya.

Pria yang akrab dipanggil Gus Baha ini kemudian menceritakan pernah menikahkan anak yang lahir di luar pernikahan yang sah.

Pernikahan tersebut tidak diperbolehkan oleh penghulu bila bapak kandungnya yang menjadi wali, sehingga yang menjadi wali adalah wali hakim, tambahnya.

Karena nasab yang diakui syariat itu hanya yang melalui akad yang sah.

Baca Juga: Sayangkan 2 ART Ferdy Sambo Tak Kunjung Hadiri Persidangan, Ronny Talapessy: Ungkap Soal Rumah Sangguling

“Jadi kalau kasusnya seperti itu misalkan anak yang lahir putri, tetap boleh memanggil bapak karena memang bapak secara gen, tetapi menurut syariat, jika nanti menikah walinya hakim,” imbuhnya.

Tetapi yang menjadi prahara yaitu persoalan adopsi anak, sehingga agama membatalkan hal tersebut.

Anak yang lahir di luar pernikahan dan kemudian diadopsi tetap boleh diberikan kasih sayang yang semestinya, tetapi perlu diingat apabila anak tersebut menikah orang tua angkat tetap tidak boleh menjadi walinya.

Sebagaimana ulama NU ini memberikan contoh Rasulullah yang mengangkat anak bernama Usamah diberikan kasih sayang, tetapi ketika menikahkan Usamah nasabnya tetap Usamah bin Zaid bin Haritsah.

Baca Juga: Ridwan Kamil Unggah Foto Berambut Putih Setelah Jokowi Kode Soal Pemimpin, Bikin Warganet Salfok

Agama tidak hanya berbicara tentang sistem sosial tetapi juga memikirkan bagaimana kelanjutan nasab seperti apa. Bilamana menikah dengan mahramnya akan seperti apa.

“Kemudian yang perlu diketahui, yang paling ngeri apabila terjadi adopsi tidak jelas contohnya karena miskin sebut saja Rukhin,” kata Gus Baha dalam ceramahnya.

Anak Rukhin perempuan ditelantarkan dan diadopsi oleh orang yang tinggal di suatu daerah misalnya Banyumas.

Kebetulan Rukhin juga memiliki anak laki-laki yang akan menikah dengan orang Banyumas, tetapi ia ingat betul bahwa anaknya perempuan ia tinggalkan di Banyumas tetapi tidak tahu siapa.

Baca Juga: Masih Jadi Destinasi Wisata Favorit, TMII dan Kawasan Ancol Cocok untuk Liburan Keluarga di Akhir Tahun

“Ada ulama yang mengatakan jika jumlah perempuan masih bisa dihitung di kawasan itu, maka semua perempuan di kawasan tersebut haram dinikahi,” ungkap Gus Baha.

“Karena khawatir yang dinikahi merupakan saudara kandungnya,” imbuhnya.

Tapi sekarang kehidupan sudah lebih modern, sehingga memiliki banyak pertimbangan untuk kasus seperti di atas.

Maka dari itu, murid Mbah Moen ini tetap menghimbau agar tahu kabar anaknya terutama bagi yang nasib rumah tangganya sudah berpisah.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# nasab
# hamil di luar nikah
# Gus Baha
# Mbah Moen
# anak

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.