Tak Banyak yang Tahu, Inilah Alasan Mengapa Muharram Jadi Bulan Pertama di Kalender Islam Hijriyah

Inilah Alasan Mengapa Muharram Jadi Bulan Pertama di Kalender Islam Hijriyah
Inilah Alasan Mengapa Muharram Jadi Bulan Pertama di Kalender Islam Hijriyah

AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah penjelasan mengenai mengapa Muharram menjadi bulan pertama dalam kalender Islam Hijriyah. 

Sebagaimana diketahui, tinggal menghitung hari umat Islam akan merayakan Tahun Baru Islam 1 Murahham 1444 H. 

Itu berarti 1 Muharram ini sebagai tanda memasuki bulan pertama di kalender Islam Hijriah.

Baca Juga: 10 Link Twibbon Tahun Baru Islam 2022 1 Muharram 1444 Hijriyah: Cocok Dibuat Status ke Media Sosial

Seperti dilansir AyoJakarta.com dari AyoBandung.com dengan judul "Penyebab Muharram Jadi Bulan Pertama Kalender Islam Hijriyah".

Sebelum kedatangan Islam dari penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muharram sejatinya sudah mulia karena tidak ada peperangan.

Meski sebelum Islam datang, namanya belum resmi Muharram.

Disebut Muharram karena dia di awal tahun dan disepakati semua suku Arab bahwa pada bulan itu diharamkan (muharram) perang.

Baca Juga: Apakah Libur 1 Muharram 2022 Diundur ? Cek Keputusan SKB 3 Menteri Soal Libur Nasional Tahun Baru Islam

Namun karena ada beberapa kelompok yang mencoba menggeser waktu bulan haram, sehingga peperangan tetap terjadi di bulan haram, Allah SWT kemudian menurunkan firman dalam surat At-Taubah ayat 36:

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah menganiaya diri dalam bulan yang empat itu, dan perangilah musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka memerangi semuanya; dan ketahuilah bahwasannya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.”

Mengenai pelarangan perang pada Muharram ini sendiri, terutama bila landasannya adalah At-Taubah ayat 36 tersebut, para ulama berbeda pendapat. Mayoritas (Jumhur) ulama menyatakan bahwa dengan turunnya At-Taubah 36 itu maka larangan perang pada Muharram terhapus. Namun sebagian ulama yang lain menyatakan bahwa pelarangan itu tetap ada.

Baca Juga: Ketahui 1 Muharram dan Keistimewannya, Lekat Peristiwa Bersejarah Islam!

Di dalam kitab Syarah Shahih Muslim, Imam As-Suyuti, menjelaskan bahwa bulan Muharram memiliki perbedaan dengan bulan-bulan lain. Nama Muharram muncul baru ketika ajaran Islam datang.

Pada zaman dahulu, sebelum Islam datang, Muharram dikenal dengan nama Safar Awal. Allah SWT melalui surat At-Taubah ayat 36 itu lantas menggantinya menjadi bulan Muharram. Hal ini pulalah yang kemudian membuat bulan Muharram disebut Nabi Muhammad sebagai syahrullah, bulannya Allah SWT. Sebab, Allah memberikan perhatian khusus kepada bulan ini.

Dalam kitab Fathul Bari, Juz 8 Halaman 108, Ibnu Hajar Al-Asqalani menyebut bahwa hikmah dijadikannya Muharram sebagai awal tahun karena kesucian bulan ini.

Baca Juga: 10 Tradisi Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram di Indonesia, Pawai Obor hingga Mabit di Masjid

Dengan dijadikannya Muharram bulan pertama Kalender Islam Hijriyah, maka tahun Hijriyah akan dimulai dengan bulan suci (Muharram) dan ditutup dengan bulan suci pula (Dzulhijjah/berhaji).

Pada tengah-tengahnya ada bulan Rajab dan di dua akhir ada Dzulqa’dah dan Dzulhijjah. Hal ini menunjukkan bahwasanya amal-amal itu tergantung atau dinilai berdasarkan penutupnya.

Bulan Muharram yang berada tepat setelah bulan haji (Dzulhijjah) juga memperlihatkan bahwa bulan ini menjadi momen para haji kembali ke rumahnya masing-masing. Sebelum berangkat, jamaah Haji membawa dosanya masing-masing, kemudian mensucikan dosanya ketika berhaji, dan ketika menjadi haji mabrur kembali dalam kondisi disucikan. Ketika mereka menjalani masa-masa pascahaji itu, perasaan telah disucikan Allah SWT, berada pada Muharram.

Baca Juga: Bolehkan Melakukan Hubungan Suami Istri di Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram? Ini Hukumnya Menurut Ulama Salaf

Imam Fakhruddin Ar-Razi dalam Tafsir Al-Fakhrir Razi Juz 16 Halaman 53 menyatakan, pada bulan-bulan haram, termasuk Muharram, siapa yang melakukan perbuatan nista atau maksiat akan mendapatkan siksa yang lebih dahsyat. Begitu pula dengan sebaliknya, siapa yang menjalankan ibadah kepada Allah SWT akan dilipatgandakan pula ganjarannya. Dia menyampaikan, maksud dari haram itu adalah kemaksiatan pada bulan-bulan itu mendapatkan siksa yang lebih berat dan ketaatan pada bulan tersebut mendapatkan pahala yang lebih banyak pula.

Ibnu al-Jauzi dalam kitab at-Tabshirah juz 2 Halaman 6 menyampaikan bahwa bulan Muharram adalah bulan mulia. Muharram momentum untuk memupuk kebaikan dan menghindari keburukan.

Sebagai permulaan tahun, bulan ini menjadi titik pijak penuh hati-hati untuk melangkah ke depan. Sekaligus membiasakan dalam satu tahun untuk. Muharram adalah titik pijak yang baik untuk melakukan resolusi dalam setahun ke depan, khususnya resolusi spiritual dan mental.

Baca Juga: 11 Amalan 1 Muharram 1444 H Selain Puasa, Doa Akhir dan Awal Tahun

Sebagai bulan Allah, Ibadah yang dilakukan pada Muharram termasuk paling utama. Dalam hadist riwayat Muslim dari Abu Hurairah RA disebutkan sebagai berikut:

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada syahrullah yaitu Muharram.”

Dilansir MUI Digital, Penyebutan syahrullah dalam hadist Muslim itu menunjukkan bahwa Muharram begitu istimewa di sisi Allah SWT.

Jadi, marilah kita bersyukur dan menjadikan Muharram ini momentum kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sambutlah bulan pertama Kalender Islam Hijriyah dengan kebaikan.*** (AyoBandung.com)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kalender Islam Hijriah
# 1 Muharram 1444 H
# Muharram

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).