AYOJAKARTA.COM - Ustadz Hanan Attaki baru-baru ini membawa sebuah kabar bahwa dirinya telah dibaiat masuk ke dalam ajaran NU (Nahdlatul Ulama).
Pendiri Gerakan Pemuda Hijrah di Bandung tersebut dibaiat oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar.
Dalam baiatnya Ustadz Hanan Attaki menyampaikan janjinya untuk taat pada pada ulama ahlussunnah wal jamaah (Aswaja).
Namun sebelum ramai soal pembaiatan Ustadz Hanan Attaki, ia pernah heboh dibahas di media sosial karena aksi ceramahnya banyak ditolak di sejumlah daerah.
Dikutip dari sebuah artikel yang diterbitkan oleh suara.com (19/2/2023), dituliskan bahwa Ustadz Hanan Attaki ditolak untuk berdakwah di tujuh daerah.
Daerah-daerah yang melakukan penolakan terhadap ceramah dari Ustadz Hanan Attaki adalah Gresik, Jember, Situbondo, Sidoarjo, Sumenep, Bondowoso yang terakhir adalah kejadian di Pamekasan.
Penolakan yang berujung dibubarkan oleh Banser berada di Masjid-Al-Muttaqien, Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, Madura pada hari Minggu (12/2/2023) dan aksi tersebut sempat viral di media sosial.
Hal itu dibenarkan oleh Ketua PC GP Ansor Pamekasan, Maltuful Anam, selain pernyataannya, Bendahara GP Ansor Jawa Timur M Fawait (Gus Fawait) juga menyampaikan hal senada.
Gus Fawait bahkan menyampaikan bahwa kajian yang dilakukan oleh Ustadz Hanan Attaki tersebut lebih banyak mudharatnya dibandingkan manfaatnya.
Selain itu ia juga mengatakan bahwa ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Hanan Attaki tidak sesuai dengan kultur dan budayaasyarakat Jawa Timur.
Baca Juga: Kronologi Viral Wamendagri Somasi Veronica Rp11,25 Miliar, Soal Namanya Jadi Ayah dari Seorang Bayi!
Hal ini pun kemudian banyak dibicarakan publik karena ada dugaan Ustadz Hanan Attaki merupakan seorang pengikut HTI.
Namun hal ini dibantah oleh Ustadz Hanan, ia menyampaikan bahwa tidak ada yang bisa membuktikan bahwa memang ia merupakan anggota HTI.
“Menurut beberapa warta yang saya baca, mereka yang menyampaikan ini memang tidak bisa memastikan saya mantan anggota HTI atau bukan karena memang tidak tahu strukturnya,” kata Ustadz Hanan.
Ia menjelaskan bahwa setelah pulang dari Mesir tidak pernah bergabung dengan organisasi apapun, bahkan ia telah mendirikan organisasi sendiri bernama Dakwah Pemuda Hijrah.***

Share this article
Ustadz Hanan Attaki baru-baru ini membawa sebuah kabar bahwa dirinya telah dibaiat masuk ke dalam ajaran NU (Nahdlatul Ulama).