AYOJAKARTA.COM - Momen bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah yang mana setiap amalan maka pahalanya dilipatgandakan, tentunya umat Muslim selalu berlomba-lomba dalam kebaikan.
Banyak ragam kebaikan yang sering dikerjakan selama bulan puasa, terlebih menjelang hari raya Idul Fitri ada istilahnya bagi-bagi THR (Tunjangan Hari Raya).
Akan tetapi jika di sisi lain ada utang yang harus dibayar, maka mana yang harus didahulukan, membagikan THR atau membayar utang?
Baca Juga: Mahfud MD Penuhi Janjinya untuk Mendalami Kasus Bima yang Mengkritik Lampung, Begini Tindakannya!
Buya Yahya menjelaskan bahwasanya membayar utang sebaiknya diutamakan sebelum berbuat kebaikan yang lain.
"Jika utang sudah jatuh tempo, maka lebih utama membayar hutang terlebih dahulu jangan berbuat baik dengan hawa nafsu biasanya hanya pengen disanjung saja," ungkap Buya Yahya dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.
Buya Yahya menjelaskan bahwa jangan sampai berbagi kebaikan karena ingin pamer, apalagi dengan cara berutang.
"Ini ada orang hidup di kota pulang enggak berani, kenapa? kalau pulang saya harus bagi-bagi duit, pamer kalau dia sukses padahal mobilnya mobil rental," ujar Buya Yahya.
"Gaya tok action, ini nasib buruk orang yang pengen dilihat orang saja tanpa tahu hakikatnya, ada model begitu? sehingga, bagi-bagi, padahal ngutang, jangan biasakan hidup semacam itu," lanjutnya.
Bahkan Buya Yahya menyebutkan bahwa ketika sedekah lebih diutamakan dari pada bayar utang, itu sama saja dengan berbuat maksiat.
"Jadi kalau ada orang punya utang jatuh tempo, bayar hutang terlebih dahulu jangan mikir sedekah, justru jadi maksiat, pengen dapat pahala tapi enggak dapat pahala," jelas Buya Yahya.
Adapun ketika memang ingin bersedekah, namun ada hutang yang harus dibayarkan, Buya Yahya menyarankan untuk meminta izin terlebih dahulu kepada si peminjam.
"Minta izin kepada yang punya uang untuk memberi tempo, bang saya punya utang 3 juta, saya pengen bagi-bagi ke teman-teman mau THR dulu, utangnya saya bayar nanti, gimana boleh?" ujar Buya Yahya.
"Oh, enggak apa-apa, kalau dia mengizinkan berarti dia telah rela kita meminjam, bagi-bagi ke orang lain, tanpa itu tidak, jangan biasa berbuat baik dengan hawa nafsu, itu tidak akan istiqomah, tidak diterima oleh Allah SWT," pungkas Buya Yahya.***

Share this article
ada utang yang harus dibayar, maka mana yang harus didahulukan, membagikan THR atau membayar utang? Begini kata Buya Yahya.