AYOJAKARTA.COM----Buya Yahya menjelaskan bahwa puasa di bulan Ramadan merupakan amalan spesial.
Dimana Allah menjanjikan semua amalan yang dikerjakan selama bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah.
"Puasa itu amalan spesial, khusus, disebutkan dalam suatu riwayat 'semua amal anak adam itu akan dilipatgandakan oleh Allah sampai 10 kali sampai 700'," ungkap Buya Yahya dikutip melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 3 April 2024.
Terkhusus amalan puasa di bulan Ramadan, Allah SWT menyampaikan bahwa akan dibalas khusus tanpa hitungan.
Begitu penjelasan Buya Yahya bahwa puasa di bulan Ramadan merupakan amalan spesial maka pahala atau balasannya pun Allah khususkan.
Baca Juga: Hati-hati! Inilah Orang yang Paling Rugi di Bulan Ramadan Kata Buya Yahya: Susah Melakukan Kebaikan
"Kecuali puasa, spesial puasa itu akan Aku (Allah) balas dengan khusus, tidak pakai hitungan," kata Buya Yahya.
Dijelaskan oleh Buya Yahya pasalnya puasa itu disebut benteng atau junnah.
Dimana dengan berpuasa akan menjadikan hamba yang mengerjakannya menahan diri dari segala maksiat.
"Dikatakan juga puasa itu junnah, benteng, dari bermacam-macam kemaksiatan, dosa, dan dijanjikan dengan puasa kita meninggalkan syahwat kita, makan kita," ujar Buya Yahya.
Kemudian, Buya Yahya juga mengungkapkan bahwa bagi orang yang berpuasa di bulan Ramadan ini akan mendapatkan 2 kegembiraan sekaligus.
Baca Juga: Mbah Moen Ingatkan Soal Imam Mahdi atau Pembaharu Islam, Ternyata Jadi Tanda Datangnya Hal Ini!
"Bagi orang yang berpuasa ia akan mendapatkan 2 kegembiraan di dunia dan di akhirat," jelas Buya Yahya.
Dimana, yang pertama akan mendapat kegembiraan di dunia yakni saat momen berbuka puasa.
"Semua merasakan kalau lagi berbuka, senang," ungkap Buya Yahya.
Lalu kegembiraan yang kedua yakni di akhirat, yang mana nanti akan bertemu dengan Allah SWT.
"Kegembiraan yang lain adalah nanti bertemu dengan Allah, kegembiraan yang luar biasa," jelas Buya Yahya.
Amalan puasa di bulan Ramadan ini disebut amalan dahsyat yang mengalahkan dari amalan lain.
"Amalan ini (puasa) mengalahkan dari amalan lain," ungkap Buya Yahya.
Sebelumnya pun nabi-nabi terdahulu ada amalan puasa, namun khusus untuk umat Nabi Muhammad SAW ada amalan spesial.
Dimana amalan khusus untuk umat Nabi Muhammad SAW ini merupakan amalan puasa Ramadan.
"Amalan puasa ada untuk nabi-nabi terdahulu juga," tutur Buya Yahya.
"Cuma, perbedaannya antara umat nabi Muhammad dengan umat yang terdahulu, adanya puasa Ramadan yang spesial," sambungnya.
Dahulu, sebelum umat Nabi Muhammad SAW tidak ada amalan puasa Ramadan, maka ini spesial.
Baca Juga: PENTING! Tata Cara Salat Lailatul Qadar di Bulan Ramadan, Lengkap Dengan Bacaannya! Simak di Sini
"Pada umat terdahulu ada puasa, akan tetapi bukan puasa Ramadan. Puasa Ramadan spesial seperti ini hanya untuk umat Nabi Muhammad," kata Buya Yahya.
Kemudian spesialnya lagi yakni terdapat satu malam yang lebih baik daripada 1000 malam yang hanya ada pada bulan Ramadan.
Malam ini disebut dengan malam Lailatul Qadar, yang menjadi malam paling spesial di bulan Ramadan.
"Dan ditambah di bulan Ramadan ada satu malam yang lebih bagus dari malam 1000 bulan," ungkap Buya Yahya.
Baca Juga: Kapan Waktu Bayar Fidyah Puasa Ramadan? Berikut Panduan Lengkap, Niat, Takaran Beserta Penyalurannya
Selain itu tentu Allah akan melipatgandakan pahala bagi siapapun yang beramal baik di bulan Ramadan.
"Dan di bulan puasa ini juga, telah dijadikan oleh Allah, saat Allah akan melipatgandakan pahala siapapun yang akan berbuat baik di bulan Ramadan," ungkap Buya Yahya.***

Share this article
Kemudian, Buya Yahya juga mengungkapkan bahwa bagi orang yang berpuasa di bulan Ramadan ini akan mendapatkan 2 kegembiraan sekaligus.