AYOJAKARTA.COM — Pertanyaan seputar hukum puasa selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas, terutama dalam bulan suci Ramadan salah satunya mengenai polemik tentang sikat gigi setelah sahur untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah sikat gigi bisa membatalkan puasa? Buya Yahya memberikan penjelasan yang jelas dan lugas terkait hal ini melalui video di kanal YouTube-nya.
Secara garis luas berkumur dalam dan tidak menelan adalah kunci menjaga agar sikat gigi tidak membatalkan puasa, menurut penjelasan dari Buya Yahya.
Dalam sebuah video yang berjudul "Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa?" pada kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjawab pertanyaan seorang penanya tentang apakah sikat gigi dapat membatalkan puasa.
Baca Juga: Sahkah Puasa Jika Masih Minum saat Adzan Subuh? Berikut Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Menurut Buya Yahya, yang membatalkan puasa adalah memasukkan sesuatu ke dalam lubang mulut dan menelannya.
Oleh karena itu, sikat gigi tidak akan membatalkan puasa asalkan pengguna tidak menelannya.
"Menyikat Gigi saat keadaan berpuasa tidak membatalkan puasa, asalkan memastikan tidak adapun satu hal yang tertelan dalam lubang mulut," tegas Buya Yahya menjawab pertanyaan jemaah, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Albahjah TV, Ahad, 2 April 2023.
Buya Yahya menyarankan agar orang-orang berkumur dalam setelah menyikat gigi pada saat sahur untuk memastikan bahwa tidak ada sisa-sisa yang tertelan.
Namun, Buya Yahya mengingatkan bahwa jika seseorang menggunakan odol atau produk lain selain air saat menyikat gigi, maka hal itu dapat menjadi makruh jika tertelan.
Sama halnya dengan es krim, jika seseorang mengunyahnya dan menelannya, maka itu bisa membatalkan puasa.
Buya Yahya juga menekankan bahwa sikat gigi harus dilakukan sebelum waktu imsak atau ketika waktu makan sahur berakhir.
Selama waktu puasa, seseorang harus waspada dan menghindari menelan apa pun yang masuk ke dalam mulutnya.
Baca Juga: Demi Kesehatan! Ikuti 5 Tips Ini Agar Tak Ngantuk saat Sahur, Nomor 3 Bikin Allah SWT Ikut Tersenyum
Dalam penjelasannya, Buya Yahya juga mengingatkan orang-orang untuk berhati-hati dan waspada, dan agar selalu mencari pengetahuan yang benar tentang ajaran Islam.
Ia menyarankan suatu referensi yaitu bukunya, "Buya Yahya menjawab", yang berisi jawaban atas berbagai pertanyaan seputar agama yang dikemas secara jelas dan ringkas.
Dalam rangka menjaga puasa dengan benar, orang-orang harus memperhatikan apa yang mereka masukkan ke dalam mulut mereka dan menghindari menelan apapun selama waktu puasa.
Sikat gigi tidak akan membatalkan puasa asalkan tidak ada sisa-sisa yang tertelan, namun pengguna harus berhati-hati dan waspada.***

Share this article
Buya Yahya memberikan penjelasan tentang sikat gigi setelah sahur untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.