AYOJAKARTA.COM - Puasa merupakan salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim.
Ketika di Bulan Ramadan, semua umat Muslim diwajibkan untuk menjalani ibadah puasa.
Puasa sendiri mempunyai arti tidak makan dan minum atau menahan lapar dan harus dari terbitnya matahari hingga tenggelamnya matahari.
Baca Juga: Bolehkah Sikat Gigi dan Berkumur Saat Puasa Ramadan? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Salah satu hal yang dapat membatalkan puasa adalah makan dan minum secara sengaja.
Tetapi bagi orang yang makan dan minum dengan tidak sengaja atau lupa tidaklah membatalkan puasanya.
Lantas bagaimana ketika kita berkumur waktu berwudhu? Apakah membatalkan puasa kita apa tidak?
Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube Kajian Islam pada Kamis (23/3), Ustaz Adi Hidayat menjelaskan cara berwudhu yang baik dan benar ketika sedang berpuasa.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa cara berwudhu ketika di Bulan Ramadan tidak memiliki perbedaan dengan cara berwudhu ketika ingin Salat dihari bisa.
“Sesungguhnya cara berwudhu di dalam Bulan Ramadan tidak ada bedanya dengan cara berwudhu seperti halnya yang anda tunaikan di luar Bulan Ramadan,” katanya.
Baca Juga: Bolehkah Salat Tarawih tapi Melaksanakan Witir di Malam Hari? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
“Seperti wudhu ketika hendak menunaikan Salat,” sambung Ustaz Adi Hidayat.
Tetapi, Ustaz Adi Hidayat meminta kita agar berhati-hati dalam melakukan Sunnah-sunnah wudhu yang dianggap mampu membatalkan puasa kita.
“Hanya barangkali dalam catatan-catatan tertentu terkait dengan Sunnah-sunnah wudhu yang dipandang berpotensi dapat membatalkan puasa atau dipandang makruh maka anda diminta dalam hal demikian untuk berhati-hati atau meninggalkan sebagiannya,” ucapnya.
Baca Juga: Bolehkah Salat Tahajud setelah Tarawih? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Beliau menerangkan bahwa kita harus hati-hati dalam berkumur ketika berwudhu.
Ustaz Adi juga menyarankan agar kita tidak berlebihan dalam berkumur, karena jika berlebihan maka akan muncul potensi air yang kita masukkan ke dalam mulut dapat tertelan masuk ke dalam tubuh kita.
“seperti saat anda berkumur-kumur, maka anda mesti berhati-hati agar tidak berkumur-kumur yang bisa menghasilkan hal yang berlebihan hingga misalnya sampai menelan air,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
Baca Juga: Wajibkah Wanita Salat Tarawih di Masjid? Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Tiga Hal Ini
“maka hal tersebut sangat berpotensi membahayakan dalam puasa anda,” tambahnya.
Sama halnya seperti berkumur, Ustaz Adi Hidayat juga meminta kita untuk berhati-hati dalam melakukan Istinsyaq.
Istinyaq merupakan memasukkan atau menghisap air ke dalam hidung.
Bukan hanya meminta berhati-hati, bahkan beliau meminta kita untuk tidak melakukan Istinsyaq apabila kita dalam kondisi sedang berpuasa karena dapat berpotensi membatalkan
“Istinsyaq atau menghisap air ke dalam hidung ini bisa anda tinggalkan karena berpotensi dapat membatalkan puasa anda,” tutur Ustaz Adi Hidayat.
“Jadi berwudhu lah seperti anda berwudhu dalam menunaikan Salat, tapi anda bisa meninggalkan bagian Sunnah tertentu seperti istinsyaq,” sambungnya.
“Dan berhati-hati dalam berkumur sehingga tidak ada kesan kemudian anda memberi atau mencari celah untuk menelan air dalam kondisi berkumur,” pungkas Ustaz Adi Hidayat.***

Share this article
Ustaz Adi Hidayat sarankan untuk tidak berlebihan berkumur, karena jika berlebihan muncul potensi air masuk ke tubuh dan batalkan puasa.