AYOJAKARTA.COM - Saat bulan puasa Ramadan, sebagian orang bisa jadi akan mempertanyakan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Salah satunya yakni pertanyaan mengenai hukum sikat gigi dan berkumur ketika puasa Ramadan.
Lantas bolehkah seseorang yang sedang berpuasa di bulan Ramadan menyikat gigi dan berkumur?
Baca Juga: CEK FAKTA: Mario Dandy dan AG Dituntut Jaksa dengan Vonis Mati Atas Kasus Penganiayaan David
Melansir dari kanal YouTube Info Singkat Official, dijelaskan mengenai menyikat gigi dan berkumur saat puasa Ramadan.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, amalan-amalan puasa Ramadan itu ada dua macam.
Yakni di antaranya adalah amalan yang diperbolehkan dan makruh dilakukan.
Amalan yang diperbolehkan saat puasa di bulan Ramadan itu artinya tidak dosa dan tidak dapat pahala ketika dilaksanakan.
Contohnya yakni berkumur saat wudhu dan saat di luar ruangan sedang panas lalu ingin berkumur itu diperbolehkan.
Lalu Ustaz Adi Hidayat mengatakan apabila berkumur dilakukan tanpa alasan, hal ini akan menjadi makruh.
Karena dikhawatirkan sebagian air akan tertelan, sehingga ini merupakan hal yang makruh.
Termasuk suntik untuk memasukkan obat di dalam tubuh untuk kesembuhan suatu penyakit itu diperbolehkan.
Sebaliknya jika suntik dilakukan untuk menambah energi, akan menjadi makruh dilakukan saat puasa Ramadan.
Kemudian Ustaz Adi Hidayat menjelaskan amalan makruh selanjutnya yaitu mencicipi masakan, mencium bau masakan.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan ada amalan yang mustahab saat puasa Ramadan, di mana apabila dilakukan akan mendapat pahala dan ketika ditinggalkan tidak mendapat dosa.
Salah satunya yakni bersiwak atau sikat gigi saat puasa di bulan Ramadan.
Akan tetapi jangan menggunakan pasta gigi yang bisa membuat ludah terkumpul ataupun bisa menyisakan hingga tertelan itu akan menjadi makruh hukumnya.***

Share this article
Lantas bolehkah seseorang yang sedang berpuasa di bulan Ramadan menyikat gigi dan berkumur? Ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.