Laknat dan Ridho dari Allah SWT Tergantung Amal, Mbah Moen Beri Nasehat Hati-Hati dengan Dosa!

Mbah Moen Memberi Nasehat Agar Berhati-hati Soal Dosa
Mbah Moen Memberi Nasehat Agar Berhati-hati Soal Dosa

AYOJAKARTA.COM--Kiai Haji Maimoen Zoebair, atau akrab dipanggil Mbah Moen  dakwahnya sudah tersebar dimana-mana, bahkan setelah meninggal pun masih diperdengarkan.

Salah satu nasehat dari Mbah Moen yakni terkait perilaku manusia yang menimbulkan laknat dan ridho Allah SWT.

Dijelaskan oleh Mbah Moen bahwa laknat Allah tergantung pada perilaku manusia yang menimbulkan dosa.

"Pekerjaan yang dapat menimbulkan dosa, yakni dosa berujung laknat," ujar Mbah Moen dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube ppalanwarsarang pada Minggu, 19 Maret 2023.

Baca Juga: 3 Amalan yang Bisa Dilakukan Jelang Puasa Ramadan, Apa Saja? Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat Berikut

Jika manusia berperilaku jelek, maka Allah akan marah, pasalnya itu akan menimbulkan matinya futuh.

Futuh disini berarti seseorang yang hati dan pikirannya terbuka menerima dan menjalankan syariat Islam.

"Marahnya Allah karena perilaku jelek, jadi perilaku jelek dapat menimbulkan matinya futuh, akibat murka Allah SWT," tutur Mbah Moen.

Tandanya seorang manusia yang dimurkai Allah yakni ketika akhir hayatnya tidak beriman.

"Jadi jika akhir hayat seseorang tidak mendapat iman, itu akibat murka Allah padanya," ujar Mbah Moen.

Mbah Moen kemudian mencontohkan sebuah kisah pada zaman nabi Daud A.S yang mana dilarang bekerja pada sabtu dan dianjurkan pergi ke tempat ibadah.

Baca Juga: Benarkah Ada Larangan Membaca Surah Al Kahfi Tiap Hari Jumat? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Namun, kaum Yahudi pada saat itu tidak mau pergi ibadah, sehingga konsekuensinya dosa.

"Terjadi pada kamu Yahudi zaman nabi Daud A.S, jangan sampai kerja hari sabtu, pergi saja ke tempat ibadah," kata Mbah Moen.

"Akhirnya tidak mau pergi, konsekuensinya dosa," sambungnya.

Dalam hal ini, Allah sendiri yang akan menentukan perilaku mana yang menimbulkan dosa.

Maka Mbah Moen menegaskan agar tidak meremehkan dosa.

Baca Juga: Subhanallah, Sedekah pada Orang Ini, Kata Ustaz Adi Hidayat Agar Jangan Kaget Jika Dikejar Rezeki, Siapa?

"Ini Allah sendiri yang menentukan, makanya kamu tidak boleh meremehkan dosa," tutur Mbah Moen.

Sebagai umat Islam, wajib takut pada Allah, Mbah Moen menjelaskan kalau melakukan dosa jangan-pilih-pilih.

Artinya, apapun perilaku buruk yang akan mendapat konsekuensi dosa, sebaiknya hindari.

"Makanya orang islam diwajibkan takut kepada Allah. Kalau kamu melakukan dosa tidak boleh kamu pilih-pilih," ujar Mbah Moen.

Baca Juga: Apakah Kredit Rumah dengan Sistem KPR Itu Riba? Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat Menurut Islam

Pasalnya kita sebagai manusia tidak tahu dosa mana yang akan berakibat laknat dari Allah SWT.

"Mana dosa yang akan berakibat laknat, semua itu terserah Allah," kata Mbah Moen.

Tapi biasanya dosa-dosa yang besar yang akan menimbulkan laknat Allah SWT.

"Tapi Allah melaknat sebab dosa, dosa yang besar, jadi harus hati-hati," kata Mbah Moen.

Sementara, Allah akan memberikan ridhonya bagi hamba yang beramal baik.

"Ridhonya Allah itu disamarkan dari berbagai amal, amal dari beberapa amal yang baik," ujar Mbah Moen.

Baca Juga: Mbah Moen Ungkap Fakta Menarik Bulan Ramadan yang Memiliki Berkah Menuju Surga, Apa Saja?

Hal ini ada beberapa amalan yang tidak perlu syarat Islam maupun yang perlu syarat Islam.

Contohnya amal yang ada syarat Islam yakni salat, maka orang kafir yang salat tidak akan mendapat ganjaran atau faedahnya.

Sementara amal yang tidak ada syarat Islam seperti sodaqoh, maka orang kafir sekalipun yang melakukan amal itu akan Allah berikan rahmatNya di dunia.

"Amal ada mensyaratkan harus Islam, seperti salat, tapi ada amal baik tidak disyaratkan islam seperti shodaqoh," jelas Mbah Moen.

Maka Mbah Moen menegaskan agar tidak sombong dan jangan berani melawan ketetapan dan ketentuan Allah SWT.

Baca Juga: Masih Miliki Utang Puasa Ramadan, Bolehkah Qadha Usai Nisfu Syaban? Jangan Salah, Ini Kata Ustaz Abdul Somad

"Makanya kamu sekarang jangan berani-berani kepada Allah, makanya tidak boleh sombong," jelas Mbah Moen.

Pasalnya dikisahkan seorang kafir yang membunuh 100 orang namun ia berniat untuk bertaubat, bahkan sebelum itu dilakukan Allah sudah memberikan ridhoNya.

Sehingga orang kafir yang meninggal sebelum melakukan taubatnya, masuk surga karena Allah telah ampuni dosanya.

"Jadi ada amal yang masih pada waktu kafir, sudah dapat ridho Allah," jelas Mbah Moen mengisahkan hal tersebut.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# laknat dan ridho
# Dosa
# perilaku manusia
# Mbah Moen

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.