Wajib Tahu! Cara Melakukan Salat Tahajud di Bulan Ramadan Menurut Ustaz Adi Hidayat: Ada 2 Perbedaan

Ustaz Adi Hidayat sebut terdapat perbedaan dalam menjalankan salat Tahajud setelah melakukan salat Witir di bulan Ramadan.

Ustaz Adi Hidayat sebut terdapat perbedaan dalam menjalankan salat Tahajud setelah melakukan salat Witir di bulan Ramadan.

AYOJAKARTA.COM – Pada bulan Ramadan, ibadah yang identik dan hanya bisa dilakukan di bulan Ramadan adalah menjalankan puasa dan salat Tarawih.

Puasa di bulan Ramadan adalah wajib hukumnya dan akan dilakukan selama sebulan penuh.

Sama halnya dengan puasa, salat Tarawih juga akan dilakukan selama satu bulan penuh dan dilakukan setelah salat Isya.

Baca Juga: Asik! Pemerintah Resmi Umumkan Bansos Ramadan 2023 Berupa Sembako, Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Salat Tarawih di bulan Ramadan ada yang menjalankan sebanyak 8 rakaat, ada juga yang menjalankan 20 rakaat.

Setelah salat Tarawih akan ditutup dengan salat Witir sebanyak 3 Rakaat.

“Secara bahasa witir itu adalah segala yang ganjil,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Baca Juga: Sudah Diumumkan! 4 Golongan Ini yang Bakal Dapat Bansos Ramadan Beras, Telur, dan Ayam, Siapa Saja?

Ustaz Adi Hidayat menerangkan maksud dari ganjil itu bukan dalam perkara ganjil genap dalam angka, tetapi dalam maksud sifat Allah SWT tentang keesaan dan Allah SWT yang tunggal dan Allah SWT menyukai yang ganjil.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa Allah SWT itu sempurna dan menyenangi orang-orang yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube Qultum TV pada Jumat, 17 Maret 2023, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa terdapat perbedaan dalam menjalankan salat Tahajud setelah melakukan salat Witir di bulan Ramadan.

Baca Juga: Harus Tahu Sebelum Ramadan! Doa Ini Jangan hanya Dibaca Tapi Hayati di Sela Salat Tarawih, Niscaya Diampuni

Beliau menerangkan apabila dalam konteks ibadah, yang dimaksud dengan witir memiliki dua pendekatan.

Pendekatan pertama adalah pendekatan yang sudah disepakati oleh para ulama.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa dalam pendekatan pertama salat Witir itu adalah salat penutup dari serangkaian salat yang sudah ditunaikan.

Baca Juga: Ramadan Datang! 8 Kegiatan Di Bulan Ini Sangat Berkesan dan Dirindukan

“Jadi kalau sudah melaksanakan salat Witir, salat Witir tersebut merupakan salat terakhir yang ditunaikan di malam hari untuk menutup rangkaian salat,” jelasnya.

“Pendekatan yang pertama adalah pendekatan yang disepakati, salat Witir adalah penutup dari salat yang ditunaikan,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Sedangkan untuk pendekatan yang kedua terdapat perbedaan di dalamnya dan ada dua kesimpulan di antara para ulama.

Baca Juga: PKH 2023 Tahap 1 Cair, Benarkah Ada Bonus Bansos Tambahan Ramadan? Cek Informasi Selengkapnya di Sini!

Kesimpulan yang pertama dalam pendekatan yang kedua menyimpulkan bahwa karena salat Witir itu penutup maka sudah tidak ada salat lagi setelahnya.

“Misalnya seseorang di bulan Ramadan, setelah dia salat Tarawih dia melanjutkan salat Witir, setelah salat Witir pada pemahaman yang pertama ini maka selesai dia sudah menutup salatnya maka pada malamnya tidak ada potensi untuk salat lagi karena sudah ditutup salatnya selesai,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Seseorang yang mengikuti kesimpulan yang pertama, maka pada malam harinya diisi dengan tilawah dengan dzikir,” tambahnya.

Baca Juga: Mbah Moen Ungkap Fakta Menarik Bulan Ramadan yang Memiliki Berkah Menuju Surga, Apa Saja?

Orang yang mengikuti kesimpulan yang pertama, untuk mensiasati agar bisa melakukan salat Tahajud di bulan Ramadan, dia tidak melaksanakan salat Witir setelah salat Tarawih.

salat Witirnya dikerjakan setelah melaksanakan salat Tahajud

“Orang-orang yang memahami seperti ini supaya bisa salat Tahajud, dia tidak salat Witir dulu,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Baca Juga: Mohon Maaf! Anggota PKH dan BPNT Ini Dicoret Jadi Penerima Bansos Ramadan Beras, Ayam, dan Telur, Siapa Saja?

“Dia kerjakan salat Tarawihnya tetapi salat Witirnya dikerjakan nanti supaya dia punya kesempatan salat Tahajud di malam harinya, kemudian dilanjutkan dengan salat Witir,” tambahnya.

Pada kesimpulan yang kedua pada pemahaman kedua, salat Witir adalah salat untuk menutup rangkaian salat-salat yang sebelumnya dikerjakan.

“Ditutup tapi dia bisa dibuka kembali,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Baca Juga: Tradisi Mohon Maaf Sebelum Ramadan Apakah Ada Dalilnya? Berikut Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah!

“Jadi menutup yang sebelumnya kemudian membuka yang baru, jadi bukan berarti setelah salat Witir itu tidak boleh salat lagi,” sambungnya.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa salat Witir adalah salat yang dilakukan untuk menutup rangkaian salat-salat sebelumnya.

“salat Witir adalah salat yang dilakukan untuk menutup rangkaian salat-salat sebelumnya misalnya saya salat dari Subuh sampai Isya dengan sunnahnya sampai malam saya salat Tahajud,” jelasnya.

Baca Juga: Wajib Tahu! Inilah 3 Syarat Niat Agar Puasa Sah dan Berkah di Bulan Ramadan, Apa Saja?

“Saya ingin tutup rangkaian salat yang sudah saya lakukan maka penutupnya salat Witir, salat Witir menandakan kalau salat yang saya lakukan saya tutup, selesai semuanya,” sambungnya.

Tetapi apabila sudah melakukan salat Witir dan sudah ditutup apabila ingin membuka lagi maka boleh dan ada dalilnya.

“Kalau saya ingin membuka yang baru lagi untuk rangkaian yang berikutnya boleh, sah-sah saja,” ucap Ustaz Adi Hidayat.

Baca Juga: Doa Menyambut Ramadan Agar Diberi Keberkahan dan Keselamatan, Baca Setelah Salat Wajib saat Pagi dan Petang!

“Dari mana dalilnya, satu kali Nabi Muhammad SAW sudah melaksanakan salat Witir, ketika selesai salat Witir beliau menduga adzan akan berkumandang tapi ternyata ketika dilihat masih ada jeda waktu yang cukup lama maka kemudian beliau salat lagi, begitu salat baru 2 rakaat kemudian beliau salam kemudian adzan berkumandang, maka setelah itu beliau tunggu selesai adzan baru kemudian salat sunnah dua rakaat dan setelah itu salat Subuh,” tambahnya.

Dalam pemahaman yang diatas apabila ingin dilakukan ketika bulan Ramadan maka setelah salat Witir bisa dibuka lagi dengan membuka rangkaian salatnya dengan melakukan salat yang ringan sebanyak dua rakaat.

Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa salat pembuka dalam membuka rangkaian salat adalah Khafifatain.

Baca Juga: Berkah Melimpah Jelang Ramadan, 2 Bantuan Tambahan Untuk KPM PKH dan BPNT Tahun Ini, Apa Saja?

“Jadi kalau anda salat Tarawih kemudian anda salat Witir ya selesailah rangkaian salat anda mulai dari salat Subuh sampai ke salat Tarawih,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Kalau anda ingin membuka lagi bisa dilakukan karena ada salat pembuka dua rakaat yang ringan namanya khafifatain, itu ada di Sunan Abu Daud nomor hadis 1367 yaitu salat untuk membuka rangkaian salat baru itu dibuka dua rakaat yang ringan yang langsung ketika takbir langsung Al-Fatihah tidak perlu membaca surat lagi selain surat Al-Fatihah,” sambungnya.

Jadi ketika di bulan Ramadan, ketika anda sudah melaksanakan salat Tarawih dan tutup dengan salat Witir, apabila ingin melakukan salat Tahajud maka sebelumnya lakukan terlebih dahulu salat dua rakaat yang ringan setelah itu lakukan salat Tahajud.

Baca Juga: Terbaru! Penyaluran Bansos Ramadan Beras, Telur dan Ayam Berubah? Penerima Bukan Hanya KPM PKH, Lalu Siapa?

Kemudian yang menjadi perbedaan adalah apabila sudah melakukan salat Tahajud apakah perlu ditutup kembali dengan salat Witir atau tidak.

“Dalam Mazhab Hambali, perlu melakukan salat Witir lagi karena berdasarkan kisah tadi Nabi Muhammad SAW bangun lalu ketika salat dua rakaat beliau gak witir lagi,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Tapi dalam Mazhab Syafi'i boleh melaksanakan salat Witir lagi setelah salat Tahajud, karena pandangannya begini Nabi Muhammad SAW tidak melakukan salat Witir lagi karena adzan sudah berkumandang, kalau adzannya tidak berkumandang tentu Nabi Muhammad SAW akan salat Witir lagi, dan ini hanya perbedaan persepsi saja,” pungkas Ustaz Adi Hidayat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.