AYOJAKARTA.COM – Saat ini sudah masuk di bulan penanggalan hijriah yakni bulan Rajab.
Berdasar perhitungan kalender Masehi, bulan Rajab jatuh pada tanggal 1 Rajab 1444 H.
Tepatnya pada tahun ini bulan Rajab jatuh pada tanggal 23 Januari 2023.
Di bulan Rajab ada sebuah amalan istimewa yang sangat sayang jika dilewatkan begitu saja.
Amalan istimewa tersebut ialah puasa Rajab yang bisa dilakukan selama 10 hari.
Baca Juga: 6 Nasihat Mbah Moen: Amalan Menjadi Wasilah Kebahagiaan Dunia Akhirat
Puasa Rajab tahun ini dimulai dari tanggal 23 Januari hingga 1 Februari 2023.
Lantas apakah keistimewaan puasa pada Bulan Rajab tersebut?
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @liaamalia206 pada (22/1/23), Kyai Maimoen Zubair atau yang kerap disapa Mbah Moen menuturkan keistimewaan puasa pada bulan Rajab.
Kyai Maimoen Zubair atau yang kerap disapa Mbah Moen menjelaskan jika bulan Rajab adalah bulan yang harus dimuliakan salah satunya dengan berpuasa.
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmi Jatuhi Hukuman Mati untuk Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Benarkah?
“Ini bulan Rajab, kalian muliakanlah,” ujar Mbah Moen.
“Yang belum puasa, maka besok harus puasa, ya ya,” ingat Mbah Moen.
Mbah Moen juga menuturkan bagi siapa saja yang berpuasa pada Bulan Rajab, maka Allah akan menjanjikan surga untuknya.
“Barang siapa puasa di Bulan rajab, walaupun hanya satu hari saja dijanjikan masuk surga,” ungkap Mbah Moen.
“Itulah mulianya Bulan Rajab,” imbuh almarhum Mbah Moen.
Baca Juga: Ingin Rezeki Melimpah dan Berkah Seperti Hujan? Amalkan Ijazah Mbah Moen Berikut!
Mbah Moen kemudian membacakan sebuah ayat mengenai kemuliaan bulan Rajab tersebut.
“Man shoma yauman min rajaba saqohu Allaha syarooban ahlaa minal ‘asali wa abyadho minal labani wa adyaba minal miski”
Dimana ayat tersebut memiliki arti sebagai berikut.
“Barang siapa mau berpuasa satu hari di bulan Rajab, maka kelak Allah akan memberikan minuman, berupa minuman yang sangat manis daripada madu, lebih putih daripada susu, dan lebih wangi daripada minyak misik.” ***

Share this article
Kyai Maimoen Zubair atau yang kerap disapa Mbah Moen menjelaskan jika bulan Rajab adalah bulan yang harus dimuliakan.