AYOJAKARTA.COM – Rajab merupakan bulan yang memiliki kedudukan agung dan mulia.
Ada empat bulan haram di kalender Islam, termasuk di dalamnya bulan Rajab, selain itu ada bulan Dzulqa'dah, bulan Dzulhijjah, dan bulan Muharram.
Keempat bulan tersebut dianggap bulan haram dikarenakan adanya larangan untuk berbuat aniaya dan peperangan di bulan tersebut.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Puasa di Bulan Rajab? Ini Kata Ustadz Adi Hidayat: Tiada Hadits yang Merinci
Lantas, amalan-amalan apa saja yang bisa dilakukan di bulan Rajab ini? Simak penjelasan dari Ustaz Abdul Somad atau biasa dipanggil UAS.
Dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube CAHAYAISLAM, Kamis (26/1/2023), UAS menuturkan bahwa hadits tentang amalan bulan Rajab itu shahih, tetapi tidak menyebutkan amalan khusus.
Ia menyebutkan bahwa pada bulan-bulan haram untuk berpuasa.
“Pada bulan-bulan haram berpuasalah kau. Yang dimaksud dengan bulan haram itu Zulka’dah, Zulhijah, Muharam, Rajab,” ujar Ustaz Abdul Somad.
UAS juga menambahkan bahwa tidak ada hadits yang khusus menyebut tentang bulan Rajab, tetapi adanya secara umum.
Menurutnya amalan di bulan-bulan ini yakni level paling tingginya untuk berpuasa. Tetapi bila puasa tidak sanggup maka bisa perbanyak sholat-sholat sunnah.
Jika sholat sunnah tak sanggup maka dianjurkan untuk perbanyak baca Al Quran. Jika hal tersebut pun tidak sanggup juga maka bisa memperbanyak dzikir.
Melaksanakan puasa, sholat sunnah, baca quran, serta dzikir merupakan amalan yang bisa dilakukan dalam bulan Rajab ini.
Tidak hanya itu saja, ada ibadah harta yang juga bisa dilakukan yakni dengan memperbanyak shodaqoh.
“Ini ibadah badan, puasa, sholat sunnah, baca quran, dzikir,” ujar Ustaz Abdul Somad.
“Adapun ibadah-ibadah harta perbanyak shodaqoh,” imbuhnya.
Ustaz Abdul Somad juga menuturkan bahwa perlakukan umat muslim terhadap bulan Rajab ini berbeda dengan bulan-bulan yang lain.
Menurutnya, jika bulan Rajab yang termasuk dalam bulan haram disamakan dengan bulan yang lain maka akan tidak ada bedanya. Sehingga bulan tersebut harus dibedakan.
Ia juga mengungkapkan bahwa bulan haram adalah bulan yang mulia.
“Haram diambil dari kata kurmatun, kehormatan, kemuliaan. Kalau dilanggar maka hilang kemuliaannya,” ujar UAS.
Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa ada orang yang amalnya sebesar bukit, tetapi ketika dihisab seperti debu yang beterbangan.
Hal ini dikarenakan perbuatan dosa sehingga menyebabkan amalan yang dimiliki hilang.
“Makanya selalu kita minta supaya jangan sampai perbuatan dosa kita itu merusak amalan sholeh,” tandasnya.***

Share this article
Amalan apa saja yang bisa dilakukan di bulan Rajab ini? Simak penjelasan dari Ustaz Abdul Somad atau biasa dipanggil UAS.