AYOJAKARTA.COM – Rangkaian gempa, erupsi gunung api, banjir, dan bencana alam lainnya di Indonesia ternyata terjadi bukannya tanpa sebab menurut Ustad Adi Hidayat.
Menurut Ustad Adi Hidayat, kejadian bencana alam terjadi bukan karena peristiwa geologi saja tetapi merupakan teguran dari Allah SWT.
Ustad Adi Hidayat menilai mulai banyak orang yang meninggalkan ajaran Nabi Muhammad SAW sehingga diingatkan oleh Allah.
“Manusia mulai banyak yang meninggalkan ajaran itu (ajaran Nabi Muhammad SAW) sehingga diantara sebagian mereka memang sudah layak untuk diingatkan bahkan dihukum,” kata Ustad Adi Hidayat.
Namun karena masih banyak orang-orang yang istighfar maka Allah menahan untuk tidak menjadikan bencana alam tersebut menjadi malapetaka yang lebih besar.
“Hanya karena ada orang-orang yang banyak istighfar, banyak bertaubat, banyak kembali kepada Allah, maka Allah menahan itu untuk menjadi malapetaka yang lebih besar,” ujar Ustad Adi Hidayat.
Bencana alam Gempa Cianjur yang terjadi di tahun 2022 lalu diikuti oleh gempa-gempa di wilayah lain dan bahkan bencana alam lainnya.
Baca Juga: Samuel Hutabarat Tanggapi Positif Penundaan Sidang Tuntutan Richard Eliezer: Demi Kebaikan
“Saya merasakan renungan yang mendalam dari mulai rentetan Gempa yang terjadi di Cianjur, kemudian ke Garut, kemudian setelah itu geser bahkan ke Jawa bagian Timur, di Sukabumi kemudian Semeru mulai, dan beberapa lainnya”
Ustad Adi Hidayat mengajak masyarakat untuk bertobat, kembali mengingat Sang Pencipta dan memperkuat iman.
“Dimana orang-orang yang tobat itu. Jadi saya ingin mengajak ayo kita posisikan karena saya belum melihat ada yang menyeru sampai dengan hari ini ada orang yang ngajak tobat,” ujar Ustad Adi.
Ustad Adi Hidayat mengatakan bahwa sebagai orang beriman ketika tertimpa musibah maka hendaknya kita mengucap istighfar dan mendekatkan diri kepada Allah.
Baca Juga: Putri Candrawati Akui Punya Penyakit GERD, Hakim: Sudah, Jangan Nangis Ya
“Kaidah pertama bagi insan beriman itu ketika muncul musibah, maka imannya akan tergerak untuk mendekatkan dirinya kepada Allah dan skema pertama dalam Qur’an itu istighfar,” kata Ustad Adi Hidayat.
“Mudah-mudahan pengingat ini tidak menjadi hukuman, coba dikoreksi mungkin ada perilaku sekarang ini yang betul-betul mesti dievaluasi,” tambahnya.
Tidak hanya untuk masyarakat yang terdampak bencana saja, tapi juga masyarakat di luar wilayah bencana boleh jadi ada perilaku-perilaku yang tidak disenangi oleh Allah SWT.
Ustad Adi Hidayat mengingatkan bahwa harta manusia yang didapatkan dengan susah payah akan terlihat tidak bernilai ketika ada bencana datang, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official.
“Bisa dikatakan kalau anda berangkat gelap pulang gelap hanya untuk mengumpulkan dunia, akan tiba pada satu masa sepersekian detik itu dunia yang anda kumpulkan selama bertahun-tahun menjadi tak bernilai di hadapan anda,” kata Ustad Adi Hidayat.***

Share this article
Menurut Ustad Adi Hidayat, kejadian bencana alam terjadi bukan karena peristiwa geologi saja tetapi merupakan teguran dari Allah SWT.