AYOJAKARTA.COM - Putri Candrawathi mengaku telah dilecehkan oleh Brigadir J, ajudan dari Ferdy Sambo.
Namun hingga kini, bukti visum atas tuduhan pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Putri Candrawathi belum diberikan.
Kejanggalan atas tuduhan Putri Candrawathi pada Brigadir J itupun membuat publik geram.
Pada sidang yang digelar Rabu 11 Januari 2023, istri Ferdy Sambo menangis di ruang persidangan.
Dalam sidang tersebut, ia menceritakan peristiwa sebelum terjadinya tragedi penembakan.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompastv pada Kamis 12 Januari 2023, berikut ulasannya.
Istri Ferdy Sambo mengungkapkan bahwa Nofriansyah Yosua Hutabarat sempat menangis di hadapannya.
Ia mengaku bahwa ajudannya itu menangis dan meminta maaf karena telah bertindak kurang ajar kepadanya.
“Lalu Yosua menangis dan meminta maaf atas perbuatannya dan memohon ampun kepada saya lalu saya suruh dia keluar,” ujar Putri Candrawathi.
Kemudian ia mengungkapkan bahwa Yosua keluar bersama Richard Eliezer.
Saat Yosua keluar, Putri Candrawathi mengaku bahwa ia ditemani Susi ART.
Susi ART tidur menemani Putri Candrawathi pada malam harinya.
Lalu pada tengah malam, Putri Candrawathi mengaku dihubungi Ferdy Sambo dan menyampaikan apa yang telah terjadi antara dirinya dengan Yosua.
Saat menghubungi sang suami, Putri Candrawathi menangis dang meminta pulang ke Jakarta.
“Saya sampaikan bahwa Yosua masuk ke kamar saya dan berlaku kurang ajar kepada saya, lalu saya menangis. Saya ingin pulang ke Jakarta dan saya juga sampaikan ke suami saya tidak usah menghubungi ADC karena nanti malah terjadi ribut-ribut,” kata Putri Candrawathi.
“Lalu suami saya menyampaikan dia ingin ke Magelang tapi saya tidak usah. Besok saja saya yang pulang, saya ingin pulang ke Jakarta,” tambahnya.***

Share this article
Putri Candrawathi mengaku Brigadir J sempat menangis dan minta hal ini kepadanya sebelum tragedi penembakan terjadi.