AYOJAKARTA.COM – Mencela atau menghina termasuk dalam salah satu perbuatan yang tercela.
Terlebih mencela atau menjelek-jelekkan bangsa atau kaum Arab.
Siapa sangka menjelek-jelekkan atau mencela kaum maupun bangsa Arab merupakan dosa yang sangat besar.
Hal tersebut pernah diungkapkan oleh Kyai Maimoen Zubair atau yang kerap disapa Mbah Moen.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram Ppalanwarsarang (10/12/2021), Mbah Moen menuturkan apa hukumnya melakukan perbuatan tercela yakni mencela dan menjelek-jelekkan kaum Arab.
Mbah Moen kemudian menjelaskan sebuah hadist yang menuturkan jika Islam kadangkala berbeda dengan Bahasa Arab.
“Islam bukan hanya untuk bahasa arab akan tetapi untuk semua umat manusia, terkadang islam itu berbeda dengan tradisi Arab.” ujar Mbah Moen membacakan sebuah hadist.
Akan tetapi menurut Mbah Moen meski Islam sendiri kadang tidak sesuai dengan tradisi Arab, namun tenyata menjelek-jelekkan kaum Arab hukumnya dosa besar.
“Tapi ingat jika kamu menjelek-jelekan orang Arab, dosa besar bagimu!” tegas Mbah Moen.
Mbah Moen juga menegaskan bahwa perlu memiliki sebuah ilmu untuk memahami konsep tersebut agar tidak terjadi sebuah dilema.
“Jadi ya dilema, makanya harus memiliki ilmu yang luas, bisa menerangkan yang seperti ini.” tutur kyai kenamaan asal Rembang tersebut.
Akan tetapi menurut Mbah Moen memang seperti itulah keadaannya, jika mencela orang Arab hukumnya dosa besar.
Kemudian Mbah Moen menjelaskan alasannya seperti berikut.
“Karena Al-Quran menggunakan bahasa Arab.” ujarnya.
“Dan besok di surga juga menggunakan bahasa Arab
Sholat juga menggunakan bahasa Arab,” pungkas Mbah Moen. ***

Share this article
Siapa sangka menjelek-jelekkan atau mencela kaum maupun bangsa Arab merupakan dosa yang sangat besar. Simak penjelasan Mbah Moen berikut.