AYOJAKARTA.COM – Sholat Tahajud adalah salah satu sholat sunnah yang sifatnya muakkad dimana dalam pelaksanaannya dilakukan pada malam hari atau sepertiga malam terakhir setelah terjaga dari tidur.
Sholat Tahajud ini dapat dikerjakan dengan minimal dua rakaat. Dan sholat ini bukan merupakan bagian dari sholat wajib lima waktu.
Namun meskipun tidak wajib, perintah untuk melaksanakan sholat Tahajud ini tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ ayat 79 yang artinya:
- “Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat Tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."
Baca Juga: Ingin Rezeki Lancar dan Hutang Lunas? Amalkan 3 Petuah Mbah Moen Ini Selepas Sholat Subuh
Sholat Tahajud ternyata memiliki segudang keutamaan dan manfaat bagi yang melaksanakannya, diantaranya dikabulkannya doa-doa.
Serta dapat menjadi salah satu tempat kita untuk meminta pengampunan dosa seperti yang tercantum di dalam hadits Riwayat Bukhari dan Muslim yang artinya:
- “Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman: “Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaannya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, aku ampuni dia.”
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Fakultas Kedoktektan Universitas Islam Indonesia, Kamis, 5 Januari 2023, ternyata sholat Tahajud manfaatnya ini tidak hanya sebatas dalam bidang agama.
Dalam bidang medis pun memiliki manfaat tersendiri, seperti menurunkan stres.
Baca Juga: Wasiat Mbah Moen: Baca Ayat Ini 100 Kali Setelah Sholat Qabliyah, Jika Ingin Sukses Dunia Akhirat
Menurut sudut pandang psikologis, stres merupakan sebagai keadaan internal yang disebabkan oleh kebutuhan psikologis tubuh atau situasi lingkungan maupun sosial yang berpotensi berbahaya, menimbulkan tantangan, memberikan perubahan, atau membutuhkan mekanisme pertahanan seseorang.
Ternyata posisi sujud pada malam hari saat melakukan sholat Tahajud akan mengalirkan darah yang kaya oksigen ke otak.
Sehingga hal ini akan memberikan efek stabil dalam sekresi hormon adrenokortikotropik (ACTH) yang berfungsi dalam regulasi hormon kortisol, androgen, dan aldosteron.
Hormon-hormon ini ternyata berfungsi dalam menurunkan stres seseorang.
Baca Juga: Ustadz Abdul Somad Beri Nasihat Agar Tak Malas Sholat: Bakar Jari Tangan, Kemudian ...
Selain itu, gerakan sujud juga memicu sekresi hormon serotonin, endorfin, dopamin, dan oksitosin yang dikenal dengan julukan “hormon bahagia”. Hormon-hormon ini akan menurunkan stres secara fisiologis.
Tak hanya itu, gerakan sholat seperti takbir, ruku’, hingga salam ternyata juga memberikan manfaat yang baik untuk sistem organ tubuh, jantung, tulang, otot, saraf, dan kulit lho.
Gerakan-gerakan tersebut merupakan proses relaksasi tubuh setelah beraktivitas dalam posisi statis selama berjam-jam.
Bagi orang-orang yang mengamalkan sholat Tahajud juga akan mencapai hidup yang selalu optimis dalam kesiapan menghadapi berbagai persoalan hidup.
Dalam sikap optimis, orang akan tetap terjaga dalam kondisi homeostasis.
Yang mana, kegagalan homeostasis terutama disebabkan oleh kegagalan mekanisme feedback yang dapat menyebabkan stres yang berlebihan.
Banyak sekali kan manfaat sholat Tahajud, selain akan diampuni dosa kita, mendapatkan tempat yang terpuji, dan dikabulkan doanya, sholat Tahajud juga dapat menurunkan stress dan mempertahankan homeostasis sehingga tercapai kondisi yang tenang dan optimis dalam menjalani hidup.***

Share this article
Selain memiliki pahala yang besar, sholat Tahajud ternyata punya manfaat lain seperti menurunkan stres.