AYOJAKARTA.COM - Ibadah puasa Syawal merupakan ibadah puasa sunnah yang dikerjakan sebanyak enam hari usai berakhirnya bulan Ramadhan.
Menjadi salah satu pintu datangnya kebaikan, puasa Syawal memiliki berbagai macam keutamaan bagi yang melakukan.
Terkait keutamaan yang terkandung pada ibadah puasa Syawal, Imam Ibnu Rajab al-Hambali menguraikan berbagai macam manfaatnya.
Sebagaimana tertuang dalam Kitab Lathoiful Ma’Arif yang ditulisnya, Imam Ibnu Rajab al-Hambali mengungkap lima keutamaan menjalankan ibadah puasa Syawal.
Adapun lima jenis keutamaan bagi kaum beriman yang bersedia menjalankan ibadah puasa Syawal adalah seperti ringkasan berikut:
5 Keutamaan Ibadah Puasa Syawal
Keutamaan menjalankan puasa Syawal selama enam hari yang pertama adalah sebagai penyempurna dari ibadah puasa Ramadhan.
Puasa Syawal, menurut Imam Ibnu Rajab tidak berbeda dengan pelaksanaan Shalat Sunnah Rawatib yang mengiringi pelaksanaan ibadah sholat wajib.
Dengan dikerjakannya ibadah sunnah, maka kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam ibadah wajib akan memiliki peluang untuk dapat tertutupi.
Meski dapat menjadi peluang sebagai penutup ketidak-sempurnaan ibadah wajib, bukan berarti nilai ibadah sunnah sebanding dengan ibadah wajib.
Keutamaan selanjutnya dari ibadah puasa enam hari di bulan Syawal menurut Imam Ibnu Rajab al-Hambali adalah menyempurnakan nilai amalan puasa menjadi satu tahun penuh.
Puasa Ramadhan memiliki nilai seperti puasa selama 300 hari, sedangkan puasa enam hari setara dengan enam puluh hari.
Melaksanakan ibadah puasa Ramadhan yang dilanjut dengan puasa Syawal, sama halnya dengan berpuasa sepanjang tahun.
Keutamaan berikutnya dari menjalankan puasa enam hari di bulan Syawal adalah sebagai isyarat diterimanya ibadah puasa Ramadhan.
Imam Ibnu Rajab al-Hambali berpendapat, salah satu kemuliaan Allah SWT adalah selalu memberikan kesempatan bagi hamba-Nya untuk berbuat kebaikan.
Adanya kesanggupan diri untuk terus melanjutkan kebaikan yang disediakan Allah SWT, menjadi tanda sudah diterimanya kebaikan sebelumnya.
Keutamaan keempat yang terkandung dalam pelaksanaan ibadah puasa Syawal adalah sebagai bentuk rasa syukur hamba kepada Allah SWT.
Baca Juga: Mengenal 9 Kepribadian Seseorang dari Genre Film Favorit, Penikmat Genre Horor Ternyata...
Setiap manusia selalu diberikan pilihan untuk melakukan amal kebaikan atau sebaliknya, sehingga pilihan mengerjakan kebaikan merupakan nikmat yang wajib disyukuri.
Adapun keutamaan kelima dari menjalankan ibadah puasa Syawal adalah sebagai penerus atau melanjutkan ibadah di bulan Ramadhan.
Bergantinya bulan Ramadhan menjadi Syawal, bukan berarti setiap kebaikan Ramadhan ikut berakhir dan manusia bisa kembali pada tabiat aslinya.
Bulan Ramadhan adalah momentum untuk belajar menahan diri, untuk diaplikasikan pada sebelas bulan lainnya. ***

Share this article
Adapun lima jenis keutamaan bagi kaum beriman yang bersedia menjalankan ibadah puasa Syawal adalah seperti ringkasan berikut: