AYOJAKARTA.COM– Ketika berada di Bulan Ramadan, puasa merupakan salah satu ibadah yang wajib dilakukan.
Secara istilah puasa dimaknai sebagai menahan makan dan minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari.
Kemudian biasanya ketika ingin menjalankan puasa di Bulan Ramadan perlu melakukan sahur dan buka puasa.
Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Bongkar 3 Keutamaan Bulan Ramadan Menurut Nabi Muhammad SAW, Jangan Sia-siakan!
Ketika sahur kita harus makan makanan yang bergizi agar kuat dalam menjalankan puasa selama kurang lebih 12 jam.
Bukan hanya itu, makan makanan bergizi ketika sahur akan membuat kita tidak mudah malas dalam menjalankan ibadah disiang hari.
Lalu kemudian ketika berbuka puasa, biasanya di Bulan Ramadan kita disuguhkan dengan berbagai macam makanan yang dijual.
Mulai dari gorengan, kue, hingga berbagai macam es yang segar seperti es buah, es teh manis dan lain-lain.
Tetapi menurut dr. Zaidul Akbar berbuka dengan makanan-makanan seperti gorengan itu tidak sehat dan tidak sesuai dengan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa Bulan Ramadan seharusnya menjadi bulan untuk bersih-bersih tubuh.
“Bulan Ramadan seharusnya menjadi bulan untuk bersih-bersih, jangan lagi banyak sampah yang masuk ke dalam tubuh kita,” jelasnya dikutip dari YouTube Sehat Sunnah (20/3)
Beliau juga mengatakan bahwa Bulan Ramadan seharusnya menjadikan kita tidak banyak makan dan lebih banyak melaparkan diri.
Baca Juga: Di Bulan Ramadan Setan Dibelenggu Kok Masih Banyak Maksiat? Ini Penjelasan Mbah Moen
dr. Zaidul Akbar menerangkan bahwa cara berbuka puasa yang sehat adalah dengan mengikuti cara berbukanya Nabi Muhammad SAW.
Nabi Muhammad SAW berbuka dengan buah kurma lalu kemudian minum air putih atau air rendaman buah kurma.
“Ikuti cara berbukanya Nabi Muhammad SAW,” katanya.
“Nabi Muhammad SAW berbuka dengan kurma basah atau ruthob, kalau tidak ada, Nabi Muhammad SAW berbuka pakai kurma kering, kalau tidak ada kurma kering berbuka pakai air putih,” sambungnya.
Baca Juga: Tata Cara Sholat Tarawih Jelang Ramadhan 1443 H, Lengkap dengan Niat Sebagai Makmum maupun Imam
“Setelah berbuka dengan kurma, anda bisa minum air rendaman kurma dan salah satu minuman kesukaan Nabi Muhammad SAW ada air rendaman kurma,” tambah dr. Zaidul Akbar.
dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa ketika di Bulan Ramadan hentikan konsumsi 5 hal ini yaitu gula pasir, produk berbasiskan tepung, susu sapi dan turunannya, beras putih dan minyak goreng.
Beliau menyarankan bahwa selama di Bulan Ramadan, makan makanan yang ditumbuhkan di atas tanah dan mendapatkan sinar matahari.
“kata kuncinya adalah makan lah makanan yang ditumbuhkan di atas tanah dan mendapatkan sinar matahari atau biasanya saya menyebutnya sebagai produk ciptaannya Allah SWT,” jelas dr. Zaidul Akbar.
Baca Juga: Doa Sambut Ramadhan Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Bisa Dibacakan Lengkap dengan Latin dan Artinya
Setelah berbuka puasa menggunakan kurma, lalu setelah Shalat Maghrib, lalu kemudian bisa makan buah.
“saya kasih cara agar buah yang anda makan banyak mengandung mineral, caranya adalah potong-potong buah, buah apa saja bisa semangka, melon, lalu anda beri madu di atasnya, kemudian kasih sedikit garam,” sebut dr. Zaidul Akbar.
“Tapi ingat jangan banyak-banyak,” sambungnya.
Selain minum air rendaman buah kurma, dr. Zaidul Akbar menyarankan kita minum teh yang berasal dari rempah-rempah seperti ketumbar, kayu manis, dan sereh.
Untuk makan berat bisa dilakukan setelah Shalat Tarawih dengan mengkonsumsi sayur.
Sayur yang dikonsumsi bisa dikukus atau bisa dibuat sayur bening.
“Sehabis Shalat Tarawih anda makan sayur, sayur yang dikukus, dibikin sayur bening tidak apa-apa,” ucap dr. Zaidul Akbar.
“Sayur dapat menggantikan sel-sel rusak yang ada di dalam tubuh kita dan sayur itu kalorinya sedikit,” sambungnya.
Baca Juga: WAJIB TAHU! 2 Doa Sambut Bulan Ramadhan, Baca Ini Sesuai Anjuran Rasulullah SAW Memasuki Bulan Suci
“setelah itu anda bisa makan kacang bisa kacang almon, kacang pistachio, ataupun kacang walnut, jangan makan kacang hijau dan kacang kedelai,” pungkas dr. Zaidul Akbar.***

Share this article
Ibadah puasa merupakan bagian dari ibadah umat Muslim. Menurut dr. Zaidul Akbar , puasa sendiri memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.