Wajib Tahu! Cara Berbuka Puasa yang Sehat Menurut dr. Zaidul Akbar: Ikuti cara Nabi Muhammad SAW

dr. Zaidul Akbar memberikan tips jelang bulan Ramadhan.
dr. Zaidul Akbar memberikan tips jelang bulan Ramadhan.

AYOJAKARTA.COM– Ketika berada di Bulan Ramadan, puasa merupakan salah satu ibadah yang wajib dilakukan.

Secara istilah puasa dimaknai sebagai menahan makan dan minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari.

Kemudian biasanya ketika ingin menjalankan puasa di Bulan Ramadan perlu melakukan sahur dan buka puasa.

Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Bongkar 3 Keutamaan Bulan Ramadan Menurut Nabi Muhammad SAW, Jangan Sia-siakan!

Ketika sahur kita harus makan makanan yang bergizi agar kuat dalam menjalankan puasa selama kurang lebih 12 jam.

Bukan hanya itu, makan makanan bergizi ketika sahur akan membuat kita tidak mudah malas dalam menjalankan ibadah disiang hari.

Lalu kemudian ketika berbuka puasa, biasanya di Bulan Ramadan kita disuguhkan dengan berbagai macam makanan yang dijual.

Mulai dari gorengan, kue, hingga berbagai macam es yang segar seperti es buah, es teh manis dan lain-lain.

Baca Juga: Jangan Sia-siakan Bulan Ramadan, Kata Ustaz Adi Hidayat Amalan Ini Bikin Pahala Bertambah Berkali-kali Lipat

Tetapi menurut dr. Zaidul Akbar berbuka dengan makanan-makanan seperti gorengan itu tidak sehat dan tidak sesuai dengan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa Bulan Ramadan seharusnya menjadi bulan untuk bersih-bersih tubuh.

“Bulan Ramadan seharusnya menjadi bulan untuk bersih-bersih, jangan lagi banyak sampah yang masuk ke dalam tubuh kita,” jelasnya dikutip dari YouTube Sehat Sunnah (20/3)

Beliau juga mengatakan bahwa Bulan Ramadan seharusnya menjadikan kita tidak banyak makan dan lebih banyak melaparkan diri.

Baca Juga: Di Bulan Ramadan Setan Dibelenggu Kok Masih Banyak Maksiat? Ini Penjelasan Mbah Moen

dr. Zaidul Akbar menerangkan bahwa cara berbuka puasa yang sehat adalah dengan mengikuti cara berbukanya Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW berbuka dengan buah kurma lalu kemudian minum air putih atau air rendaman buah kurma.

“Ikuti cara berbukanya Nabi Muhammad SAW,” katanya.

“Nabi Muhammad SAW berbuka dengan kurma basah atau ruthob, kalau tidak ada, Nabi Muhammad SAW berbuka pakai kurma kering, kalau tidak ada kurma kering berbuka pakai air putih,” sambungnya.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tarawih Jelang Ramadhan 1443 H, Lengkap dengan Niat Sebagai Makmum maupun Imam

“Setelah berbuka dengan kurma, anda bisa minum air rendaman kurma dan salah satu minuman kesukaan Nabi Muhammad SAW ada air rendaman kurma,” tambah dr. Zaidul Akbar.

dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa ketika di Bulan Ramadan hentikan konsumsi 5 hal ini yaitu gula pasir, produk berbasiskan tepung, susu sapi dan turunannya, beras putih dan minyak goreng.

Beliau menyarankan bahwa selama di Bulan Ramadan, makan makanan yang ditumbuhkan di atas tanah dan mendapatkan sinar matahari.

“kata kuncinya adalah makan lah makanan yang ditumbuhkan di atas tanah dan mendapatkan sinar matahari atau biasanya saya menyebutnya sebagai produk ciptaannya Allah SWT,” jelas dr. Zaidul Akbar.

Baca Juga: Doa Sambut Ramadhan Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Bisa Dibacakan Lengkap dengan Latin dan Artinya

Setelah berbuka puasa menggunakan kurma, lalu setelah Shalat Maghrib, lalu kemudian bisa makan buah.

“saya kasih cara agar buah yang anda makan banyak mengandung mineral, caranya adalah potong-potong buah, buah apa saja bisa semangka, melon, lalu anda beri madu di atasnya, kemudian kasih sedikit garam,” sebut dr. Zaidul Akbar.

“Tapi ingat jangan banyak-banyak,” sambungnya.

Selain minum air rendaman buah kurma, dr. Zaidul Akbar menyarankan kita minum teh yang berasal dari rempah-rempah seperti ketumbar, kayu manis, dan sereh.

Baca Juga: Niat Sholat Tarawih Bulan Ramadhan 1444 H, Lengkap dengan Witir Sendiri Maupun Berjamaah, Simak di Sini!

Untuk makan berat bisa dilakukan setelah Shalat Tarawih dengan mengkonsumsi sayur.

Sayur yang dikonsumsi bisa dikukus atau bisa dibuat sayur bening.

“Sehabis Shalat Tarawih anda makan sayur, sayur yang dikukus, dibikin sayur bening tidak apa-apa,” ucap dr. Zaidul Akbar.

“Sayur dapat menggantikan sel-sel rusak yang ada di dalam tubuh kita dan sayur itu kalorinya sedikit,” sambungnya.

Baca Juga: WAJIB TAHU! 2 Doa Sambut Bulan Ramadhan, Baca Ini Sesuai Anjuran Rasulullah SAW Memasuki Bulan Suci

“setelah itu anda bisa makan kacang bisa kacang almon, kacang pistachio, ataupun kacang walnut, jangan makan kacang hijau dan kacang kedelai,” pungkas dr. Zaidul Akbar.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bulan Ramadhan 1444 H
# Puasa 1444 H
# dr. Zaidul Akbar

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.