AYOJAKARTA.COM – Salah satu ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT di Bulan Ramadan adalah puasa.
Menurut bahasa puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Sedangkan pengertian puasa menurut istilah adalah beribadah kepada Allah SWT dengan menahan diri dari makan, minum, dan pembatal puasa lainnya dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.
Baca Juga: Bukan Allahuma Lakasumtu? Ini Dia Doa Buka Puasa Ramadan yang Disebut Sahih dan Benar!
Di Indonesia, seluruh umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa kurang lebih 12 jam.
Oleh sebab itu, untuk kuat dalam menjalankan ibadah puasa di siang hari, Allah SWT menyuruh kita untuk menyantap sahur.
Sahur sendiri dilakukan sebelum datangnya waktu subuh atau biasa dilakukan sekitar pukul 03.00 hingga pukul 04.00.
Tak jarang juga orang akan makan sahur ketika sudah mendekati adzan subuh.
Lantas bagaimana hukumnya makan dan minum sahur ketika adzan Salat Subuh berkumandang?
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa sahur itu batasnya adalah saat adzan Salat Subuh berkumandang.
Beliau menerangkan bahwa ketika kita mendengar adzan Salat Subuh maka tidak diperbolehkan lagi untuk makan dan minum.
“silahkan makan dan minum senikmatnya tapi begitu adzan berkumandang selesai,” jelas Ustaz Adi Hidayat dikutip dari YouTube Ummu Haniya pada Senin (27/3).
“Misalnya waktu Salat Subuh pukul 04.35, kemudian adzan Salat Subuh pukul 04.35, begitu adzan berkumandang maka selesai sahur,” tambahnya.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa terdapat pernyataan yang menyebutkan bahwa apabila ketika Adzan Salat Subuh berkumandang, masih diperbolehkan untuk sahur.
Beliau menerangkan bahwa pernyataan tersebut adalah salah.
Ustaz Adi juga menjelaskan bahwa di dalam AlQuran sudah dijelaskan bahwa apabila sudah dating fajar maka makan dan minum untuk sahur harus diselesaikan.
Baca Juga: Doa Jelang Ramadhan 1444 H, Ada 3 Versi Berbeda yang Bisa Dibacakan Menjelang Bulan Puasa
“Jadi kita tepis disini satu pernyataan kalau masih adzan masih boleh makan karena ada pendapat yang menyemarak sekali kalau sedang adzan masih boleh makan itu kurang tepat,” kata Ustaz Adi Hidayat.
“Karena didalam AlQuran sendiri bilang sampai datang fajar, jadi kalau sampai fajar tiba maka makan harus berhenti,” sambungnya.
Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa waktu selesainya makan dan minum sahur bukan ketika adzan Salat Subuh selesai.
Tetapi Adzan Salat Subuh merupakan peringatan atau tanda bahwa waktu makan dan minum sahur untuk puasa di Bulan Ramadan sudah selesai.
Baca Juga: Masih Ada Kuota! Ayo Daftar Mudik Motor Gratis atau Motis Jelang Lebaran 2023, Cek di Sini!
“Jadi ukurannya bukan saat adzan berkumandang masih boleh makan, maksudnya adzan selesai makan baru selesai, bukan itu,” ujarnya.
“Saat pertama fajar disampaikan dan berkumandang adzan Salat Subuh maka berhenti makan dan berhenti minum,” pungkas Ustaz Adi Hidayat.***

Share this article
Seluruh umat Muslim tengah menjalankan ibadah Puasa. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat sahur ketika adzan.