Wajib Tahu! Ini Cara Itikaf di Bulan Ramadan yang Benar Menurut Buya Yahya: Penting Lakukan 2 Hal Ini

Buya Yahya
Buya Yahya

AYOJAKARTA.COM – Bulan Ramadan merupakan salah satu bulan yang paling istimewa menurut umat Muslim.

Salah satu bentuk keistimewaannya adalah wahyu pertama yang diturunkan oleh Allah SWT melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW berupa ayat-ayat Al-Quran diturunkan di Bulan Ramadan.

Di Bulan Ramadan juga terdapat malam yang lebih baik daripada 1000 bulan yaitu malam Lailatul Qadar.

Baca Juga: Masih Bisa Ajukan Pinjaman KUR BRI Meskipun Masih Punya Cicilan, Simak Penjelasannya!

Seluruh umat Muslim akan berlomba-lomba untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar karena tahu pahala yang akan didapatkan sangat melimpah.

Salah satu bentuk ibadah yang biasa dilakukan ketika Bulan Ramadan untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah Itikaf.

Itikaf biasanya dilakukan di Masjid di sepertiga bulan atau 10 malam terakhir di Bulan Ramadan.

Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube Al-Bahjah TV pada Rabu, (29/3/2023), Buya Yahya menjelaskan bahwa secara definisi fiqih, Itikaf adalah berdiam diri di dalam Masjid dengan niat untuk melakukan ibadah.

Baca Juga: Waduh! FIFA Hapus Soundtrack Piala Dunia U20, Tanda Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah ?

Menurut Buya Yahya, duduknya orang yang beri'tikaf sudah mendapatkan pahala dari Allah SWT dengan tidak melakukan maksiat.

Beliau menerangkan bahwa terdapat amalan-amalan yang biasanya dikerjakan ketika beri'tikaf di Masjid yaitu Salat, membaca Al-Quran, hingga berdzikir.

Tetapi Buya Yahya menambahkan bahwa perlu ditambahkan tafakur ketika sedang beri'tikaf.

Buya Yahya mengatakan bahwa tafakur adalah tausyiah yang mampu menghidupkan hati.

Baca Juga: Tok! Resmi Cuti Bersama Lebaran 2023 Geser Jadi Tanggal 19-25 April, Begini Alasannya

Ketika bertafakur kita diharuskan memikirkan, merenungkan atas segala kesalahan yang pernah dilakukan.

“Cuman kita perlu sisihkan waktu untuk tafakur, ini yang menghidupkan hati,” kata Buya Yahya.

Tetapi, Buya Yahya menerangkan apabila kita tidak dapat melakukan Itikaf tidak perlu khawatir, karena yang mendapatkan malam Lailatul Qadar bukan hanya orang yang melakukan I'tikaf saja.

Buya Yahya menambahkan bahwa Itikaf merupakan cara yang paling tepat untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar, karena kita dapat melakukan ibadah dengan tenang tidak terganggu.

Baca Juga: Kapan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadan? Ini Jawaban dari Buya Yahya

“Mungkin anda tidak bisa melakukan Itikaf, tapi ingat yang mendapatkan malam Lailatul Qadar itu bukan hanya orang yang beri'tikaf saja,” tutur Buya Yahya.

“Hanya Itikaf adalah cara yang paling tepat karena terbebaskan kita dari gangguan-gangguan,” sambungnya.

Buya Yahya menegaskan bahwa yang paling penting dilakukan ketika Itikaf adalah melaksanakan Salat Isya dan Salat Subuh berjamaah.

Lebih lanjut, Buya Yahya menyebutkan bahwa apabila kita tidak sanggup melakukan I'tikaf sepanjang malam boleh dilakukan 2 atau 3 jam saja.

Baca Juga: SAH! Ahmad Dhani Larang Once Mekel Nyanyikan Lagu Dewa 19, Terungkap Ternyata Ini Alasannya

Dalam Mazhab Syafi'i, Itikaf boleh dilakukan dalam waktu yang disingkat.

Buya Yahya menyarankan untuk melakukan Itikaf di sepertiga malam di 10 malam terakhir di Bulan Ramadan.

“maka anda pilih di tengah malam, di sepertiga malam jauh lebih istimewa,” katanya.

Tetapi beliau menegaskan bahwa apabila melakukan Itikaf sepanjang malam jangan sampai tidak melaksanakan Salat Subuh berjamaah.

“Tapi ingat jangan seperti orang yang mencari hal yang kecil tapi hal yang besar tidak dicari, sudah melek semalaman gak taunya Salat Subuhnya tidak berjamaah, ini rugi,” pungkas Buya Yahya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Salat Subuh
# Itikaf
# Al-quran
# salat Isya
# bulan Ramadan
# Lailatul Qadar
# Buya Yahya
# Allah SWT
# ibadah

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.