Naudzubillah! Inilah 3 Golongan Orang yang Tak akan Diajak Bicara oleh Allah SWT di Hari Kiamat Kata UAS

Ustadz Abdul Somad (UAS) menyampaikan bahwa Allah SWT tidak akan memandang orang yang masuk ke dalam tiga golongan.
Ustadz Abdul Somad (UAS) menyampaikan bahwa Allah SWT tidak akan memandang orang yang masuk ke dalam tiga golongan.

AYOJAKARTA.COM — Ustad Abdul Somad (UAS) pernah memberikan ceramah soal golongan orang yang tak akan diajak bicara oleh Allah SWT di hari kiamat.

Hari kiamat, adalah sesuatu yang pasti terjadi dan sudah ketetapan Allah SWT serta hanya Allah SWT yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat.

Meski umat Islam tidak tahu kapan terjadinya hari kiamat, tetapi setiap muslim memiliki kewajiban untuk mengimaninya.

Dikatakan UAS, ada golongan orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah SWT di hari kiamat.

Baca Juga: Kapan Waktu Kiamat Datang? Mbah Moen: Tidak akan Kiamat Kalau Masih Lakukan Ini  

Ustadz Abdul Somad menyampaikan bahwa Allah SWT tidak akan memandang orang yang masuk ke dalam tiga golongan.

Bahkan, kata dia, orang yang masuk ke dalam golongan tersebut akan mendapatkan azab yang sangat perih.

“Dia tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, dia tidak akan dipandang oleh Allah di hari kiamat, dia tidak akan disucikan diampunkan Allah, dan dia akan mendapat azab yang sangat menyakitkan,” kata UAS, dikutip dari video ceramah UAS di kanal YouTube Dakwah Islami pada Sabtu, 9 Juni 2023

Adapun tiga golongan tersebut adalah sebagai berikut:

Baca Juga: GAWAT! Taiwan Temukan Zat Pemicu Kanker Terkandung dalam Indomie Ayam Special? Kiamat Buat Sobat Mie Instan?

1 . Orang yang sudah menikah tapi dia berzina

Golongan pertama adalah orang yang berbuat zina sedang dia telah menikah.

Golongan ini tidak dapat berbicara dengan Allah SWT. Karena ini adalah dosa yang besar.

“Betapa mudahnya orang berzina saat ini, zaman sekarang dapat pula dengan mudah menempati tempat-tempat untuk melakukan maksiat,” ucapnya.

Baca Juga: Lakukan Amalan Ini di Malam Takbiran, Mbah Moen: Agar Hatimu Tidak Mati Saat Hari Kiamat!

2 . Pemimpin yang mendusta

UAS menjelaskan bahwa jika orang kecil berbuat kesalahan, maka yang merasakan adalah diri sendiri.

"Kepala keluarga berdusta, maka yang menerima efek dari bohong dustanya adalah istri, anak, menantu, pembantunya, dan orang di wilayah kekuasaannya," tutur UAS.

Namun, jika seorang pemimpin atau raja yang menguasai suatu wilayah berbuat dosa, maka yang merasakan kesengsaraannya adalah masyarakat yang dipimpin.

“Ketika raja yang berdusta maka efeknya dirasakan segenap lapisan masyarakat,” kata UAS.

Baca Juga: Mimpi Anak Bangsa di Piala Dunia U-20 Kandas, Ganjar Pranowo: Ini Bukan Kiamat, Tetap Semangat

3 . Orang fakir yang sombong

Kemudian golongan yang ketiga adalah orang yang fakir tetapi sombong.

Kesombongan yang dimaksud adalah, jika orang fakir tersebut tidak mau diberi nasehat. Bahkan tak mau jika diajak untuk melakukan kebaikan.

“Diberikan nasehat tak masuk dan diajak kebaikan tak mau menerima. Maka orang seperti ini duni susah dan akhirat merana," kata UAS.

“Di dunianya tak dipandang orang, di akhirat tak ditoleh oleh Allah,” lanjutnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# hari kiamat
# UAS
# Ustadz Abdul Somad

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).