Heboh Kabar Rizky Billar Lakukan KDRT ke Lesti Kejora, Bagaimana Hukumnya Dalam Islam? Ini Kata Buya Yahya

Heboh Kabar Rizky Billar Lakukan KDRT ke Lesti Kejora, Bagaimana Hukumnya Dalam Islam? Ini Kata Buya Yahya
Heboh Kabar Rizky Billar Lakukan KDRT ke Lesti Kejora, Bagaimana Hukumnya Dalam Islam? Ini Kata Buya Yahya

AYOJAKARTA.COM - Publik saat ini dikejutkan dengan kabar tak sedap dari rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billar. 

Sebab, Rizky Billar dikabarkan telah melakukan KDRT kepada Lesti Kejora. 

Akibat perbuatannya itu, Rizky Billar dilaporkan Lesti Kejora ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (28/9/2022) malam. 

Baca Juga: Hukum Orang yang Terlambat Sholat, Akankah Berdosa? Simak Penjelasan Buya Yahya Ini

Saat ini, kabar terbaru Lesti Kejora tengah dirawat di rumah sakit untuk menjalani perawatan. 

Diduga, kondisi Lesti tebaring lemah akibat perbuatan Rizky Billar. 

Dari surat laporan Lesti Kejora yang beredar di media sosial, Rizky Billar disebut bahwa dia mencekik sang istri hingga membantingnya ke lantai. 

Baca Juga: Buya Yahya Bilang Rezeki Seret Dapat karena kebiasaan Ini, Maka Jangan Dilakukan!

Hal itu terjadi karena diduga Lesti Kejora mengetahui perselingkuhan Rizky Billar. 

Lesti lantas meminta dipulangkan ke rumah orangtuanya dan Billar pun emosi. 

Sehingga Billar langsung melakukan KDRT tersebut berkali-kali kepada Lesti.

Baca Juga: Kata Buya Yahya, Jangan Lakukan Hal Ini Bila Tak Mau Kehilangan Rezeki

Berbicara soal KDRT, lantas bagaimana hukumnya dalam Islam? 

Sebagaimana diketahui, KDRT tidak hanya identik dengan tindakan yang menjurus pada kriminalis seperti pemukulan, penganiayaan, intimidasi, dan hal yang melukai badan saja.

KDRT juga perkara yang bersifat spiritual emosional, dan perkara-perkara yang tidak kasat mata juga dikategorikan sebagai KDRT. 

Baca Juga: Buya Yahya Ungkap Tidur Setelah Salat Subuh Bikin Rezeki Seret, Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!

Dilansir AyoJakarta.com dari tayangan di kanal YouTube Al Bahjah TV yang diunggah pada tanggal 20 Desember 2020,  Buya Yahya menjelaskan bagaimana hukum KDRT dalam Islam. 

Simak ulasan lengkapnya yang dilansir pada Sabtu (1/10/2022):

Awalnya, ada seorang istri yang mengalami KDRT dari suami bertanya, "apakah boleh jika dirinya menggugat cerai suami dan meminta pertolongan kepada orang lain atas perilaku buruk suami kepada?"

Baca Juga:  Buya Yahya Ingatkan 3 Perilaku Penghalang Rezeki

"Yang pertama adalah, jika benar istri sudah mengabdi bahkan merajakan suami, maka istri tidak durhaka. Kemudian yang kedua, jangankan sudah dipukul berkali-kali, baru dipukul satu kali saja istri sudah diperkenankan untuk meminta cerai kepada suami. Karena perempuan bukan untuk dipukuli," jawab Buya Yahya.

Buya Yahya pun merasa heran dengan laki-laki yang sampai hati melakukan KDRT kepada istrinya. 

"Laki-laki bodoh, laki-laki dungu yang memukuli istrinya. Saya itu heran, kok bisa memukul seorang istri itu nalarnya di mana? Siapapun. Bahkan laki-laki hebat itu kalau saja istrinya itu layak untuk dipukul, tidak akan dipukulnya", ungkapnya. 

Baca Juga: Hindari 3 Perilaku Ini Agar Rezekimu Lancar. Buya Yahya Sebut Salah Satunya Jangan Memutus Tali Persaudaraan

"Itu laki-laki pengecut. Itu di luar tidak berani, pengecut, penakut, laki-laki begitu. Kalau memang tidak mau, lepaslah istri itu biar hidup bebas, jangan sampai dipukuli. Memukul perempuan di pasar saja dosa, apalagi memukul ibu dari anak-anaknya", tambah Buya Yahya. 

Bolehkan istri yang sudah tidak tahan dengan sikap buruk suami dan meminta cerai?

Buya Yahya dalam hal ini menyarankan agar istri mempertimbangkan dengan matang.

Baca Juga: Keutamaan Membaca Surat Al Mulk Menurut Buya Yahya, Memberi Syafaat hingga Terhindar dari Siksa Kubur

Istri juga harus memastikan bagaimana kehidupannya setelah perceraian.

"Ingat, yang perlu diperhatikan pasca cerai adalah mampukah Anda menjanda?", tanya Buya Yahya.

Bahkan Buya Yahya menyebut kalau punya suami yang memukuli setiap saat, tapi masih memenuhi segala kebutuhan pribadi masih lumayan.

Baca Juga: Puasa Asyura dan Senin Digabung, Begini Menurut Buya Yahya

"Daripada menjanda, kemudian berzina. Siapapun yang mau menjanda, pesan kami adalah soal hal ini. Sebab, kalau sudah menjadi janda itu setannya banyak", jelasnya lagi. 

Artinya, kalau Anda bisa menjamin setelah menjanda aman, maka lakukan.

Tapi jika tidak, punya suami memukuli istri setiap hari itu kata Buya Yahya lebih bagus, dari pada harus berzina di saat berpisah.

Baca Juga: Penjelasan Buya Yahya soal Tafsir Surat Yusuf Ayat 4, Benarkah Bisa Meluluhkan Hati Perempuan atau Lelaki?

"Hati-hati, ini harus diperhatikan. Sebagian perempuan itu begitu mudah meminta cerai, setelah itu dia punya kebutuhan pribadi tidak bisa diwakilkan ke siapapun, setelah itu melakukan kehinaan", terangnya.  

Sementara itu, menurut Buya Yahya jika meminta tolong atau bercerita orang lain saat dizalimi itu tidak salah, asalkan seperlunya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# hukum KDRT dalam Islam
# Lesti Kejora alami KDRT
# cerai
# Rizky Billar
# KDRT
# Lesti Kejora
# Buya Yahya

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).