AYOJAKARTA.COM – Fenomena alam gerhana bulan total (GBT) akan terjadi dan dapat dilihat di seluruh wilayah Indonesia pada 8 November 2022.
Menyambut fenomena alam berupa gerhana bulan total (GBT), Kementerian Agama (Kemenag) sudah mengirimkan surat seruan kepada Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag untuk melaksanaan shalat gerhana bulan di wilayah masing-masing.
Kemenang memang juga mengimbau agar umar Islam melaksanaan shalat khusuful qamar atau shalat gerhana bulan pada 8 November tersebut.
"Insyaallah, pada 8 November 2022, akan terjadi gerhana bulan total di seluruh wilayah Indonesia," kata Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, dalam keterangannya.
Baca Juga: Ancaman Bom di Konser NTC127, ICE BSD Disterilisasi Timn Penjinak Bom
Baca Juga: Ini Berkah Baca Al Fatihah Kata Gus Baha, Surat yang Dulu Bikin Iblis Masuk ICU
Baca Juga: Ustad Adi Hidayat: Dahsyatnya Dzikir Nabi Yunus Biar Doa Cepat Terkabul
Surat seruan itu berisi instruksi Kepala Bidang Urusan Agama Islam/Kepala Bidang Bimas Islam/Pembimbing Syariah, Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, dan Kepala KUA untuk bersama para ulama, pimpinan ormas Islam, imam masjid, aparatur pemerintah daerah.
"Pelaksanaan salat gerhana disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerahnya masing-masing," kata Amin.
"Kami juga mengimbau masyarakat memperbanyak zikir, istighfar, sedekah dan amal saleh lainnya, serta mendoakan kesejahteraan dan kemajuan bangsa," sambungnya.
Adapun tata cara shalat gerhana bulan, sebagai berikut:
- Berniat di dalam hati
- Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana salat biasa
- Membaca do'a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah, "Nabi Saw. menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika shalat gerhana."(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)
- Kemudian ruku' sambil memanjangkannya
- Kemudian bangkit dari ruku' (i'tidal) sambil mengucapkan "Sami'allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd"
- Setelah i'tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama
- Kemudian ruku’ kembali (ruku' kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya
- Kemudian bangkit dari ruku' (i'tidal)
- Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku', lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali
- Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana rakaat pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya
- Salam
Baca Juga: 10 Pesan Cinta Kiai Maimoen Zubair: Nomor 7 Jangan Bersedih Kata Mbah Moen
Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, bersedekah.
Waktu Gerhana Bulan Total
Waktu gerhana bulan total di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu dapat dilihat pada kontak Umbra 3 (U3) pukul 18:42 WIB.
Sementara masyarakat di Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat, dapat melihat gerhana bulan total (GBT) pada waktu puncak gerhana, yakni 17:59 WIB.
Untuk wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, gerhana bulan total dapat dilihat pada kontak Umbra 2 (U2) pukul 17:16 WIB/18:16 WITA/19:16 WIT.
Baca Juga: Ini Aturan Baru Bikin Surat Izin Mengemudi: SIM C Rp100 Ribu, SIM A Rp120 Ribu
Baca Juga: Denise Chariesta Masih Sibuk Ngoceh Pria Inisial R, Ayu Dewi dan Regi Datau Umrah
“Masyarakat Papua dan Papua Barat dapat melihat gerhana bulan total pada kontak Umbra 1 (U1) pukul 18:08 WIT,” ungkap Kamaruddin Amin.
Demikian informasi tentang gerhana bulan total yang akan terjadi pada 8 November, termasuk tata cara shalat gerhana bulan. Semoga bermanfaat.***

Share this article
Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi dan dapat dilihat di seluruh wilayah Indonesia pada 8 November 2022.