AYOJAKARTA.COM – KH Maimoen Zubair atau biasa dikenal dengan nama Mbah Moen merupakan salah satu ulama "legendaris" di Indonesia.
Semasa hidupnya, Mbah Moen kerap memberikan ijazah amalan yang berguna bagi bekal hidup di dunia maupun di akhirat.
Sampai sekarang ijazah dan amalan yang diberikan oleh ulama yang berasal dari Serang, Banten ini masih dikenang dan masih dijalankan oleh para pendengarnya.
Walaupun Mbah Moen sudah tutup usia, tetapi semangatnya masih menginspirasi. Mbah Moen mampu mendidik putra putrinya serta santrinya menjadi ulama-ulama besar di Indonesia.
Baca Juga: Tidak Ingin Rezeki Seret? Mbah Moen : Jangan Meludah di 2 Tempat Ini, Selengkapnya!
Berikut kiat sukses Mbah Moen dalam mendidik anak dan santrinya, seperti dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan YouTube Tema Pesantren pada Jumat, 13 Januari 2023.
1. Peran Seorang Ibu
Mbah Moen selalu menekankan kepada para santrinya untuk mencari istri sholehah yang ahli riyadhoh atau tirakat.
Istri yang solehah maksudnya di sini tidak selalu mementingkan tentang urusan dunia atau tergila-gila dengan dunia, tetapi menjadikan dunia sebagai sarana dalam beribadah dan berjuang.
2. Rezeki yang Halal
Mbah Moen dikenal dengan ulama yang sangat hati-hati dalam memberikan makanan kepada anak dan santrinya.
Guru dari Gus Baha ini tidak mencampurkan rezeki dari aktivitas politik, ceramah, amplop pejabat, dan rezeki yang berasal dari usaha.
Rezeki dipakai untuk dimakan oleh keluarganya dan santrinya merupakan hasil dari jerih usahanya sendiri bukan rezeki yang tidak jelas apalagi haram.
Baca Juga: Wah Ternyata Angka 9 Begitu Istimewa, Apa Maknanya? Simak Penjelasan Mbah Moen Berikut
3. Memohon Berkah Kyai
Mbah Moen sebagaimana beliau sampaikan bahwa putra-putrinya mendapat berkah dari para ulama.
Menurut kisah KH Nashir Fattah, Mbah Moen sering memanggil santrinya ke dalam kamar untuk diberikan ijazah khusus.
Rumah dari ulama kharismatik ini menjadi persinggahan bagi para ulama maupun orang-orang shalih.
Mbah Moen akan meminta kepada mereka untuk ikut mendoakan keluarga dan santrinya agar sukses menjadi kader penerus agama yang berkualitas dan berhati mulia.
4. Teladan Istiqomah
Ulama Serang ini tidak hanya aktif untuk mengaji dan mengkaji kitab serta memberikan dakwah atau ceramahnya di tengah masyarakat.
Mbah Maimoen juga mengajarkan pentingnya istiqomah sebagai akhlak para ulama yang harus diteladani agar dapat meraih keberkahan dan kesuksesan dalam hidup.
Baca Juga: 5 Kunci Amalan Rezeki Lancar Dan Cepat Kaya Versi Mbak Moen
5. Tawadhu (Rendah Hati)
Bila ingin menjadi manusia yang mulia dan menginginkan derajatnya diangkat oleh Allah SWT, maka hendaknya tawadhu atau rendah hati.
Jangan menjadi manusia yang selalu merasa benar, merasa pintar, dan merasa lebih tinggi segalanya dari orang lain.
Mbah Moen memberikan pentingnya tawadhu dalam hidup. Ia tidak pernah merasa pintar sehingga selalu membaca dan mencari pengetahuan lain.
6. Senang Bersedekah dan Selalu Hidup Sederhana
KH Maimoen Zubair adalah sosok yang selalu dermawan, hal ini disampaikan oleh salah satu santrinya yaitu KH Ali Mashar yang mengatakan bahwa Mbah Moen kerap bersedekah.
Tidak hanya itu, Mbah Moen juga selalu mengajarkan anak dan santrinya untuk hidup sederhana.
Baca Juga: Mbah Moen: Alasan Petani Indonesia Masih Banyak yang Hidup Miskin, Jangan Lupa Lakukan Ini!
7. Kaderisasi
KH Maimoen Zubair meneruskan peran ini dari pendahulunya. Sehingga ia juga menerapkannya kepada anak dan santrinya untuk menerapkan kaderisasi ini.
Para putra dan putri Mbah Moen, serta santri banyak yang sudah meneruskan amanatnya yaitu sudah memiliki lading dakwahnya sendiri-sendiri.
Banyak dari mereka yang telah membangun pondok pesantren meneruskan jejak gurunya.
Demikian rahasia kesuksesan Mbah Moen dalam mendidik anak dan santri.***

Share this article
KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen pernah jelaskan cara mendidik anak dan santri agar sukses di dunia dan akhirat.