Kata Ustadz Abdul Somad, jika Masalahmu Datang Bertubi-tubi Itu Tandanya Allah……

Kata Ustadz Abdul Somad, jika Masalahmu Datang Bertubi-tubi Itu Tandanya Allah……
Kata Ustadz Abdul Somad, jika Masalahmu Datang Bertubi-tubi Itu Tandanya Allah……

AYOJAKARTA.COM – Ustadz Abdul Somad memberikan sebuah nasehat dimana walaupun ujian datang kepada kita secara bertubi-tubi, maka jangan menyerah karena itu tanda bahwa Allah sayang kepada kita.

Ustadz Abdul Somad adalah seorang ulama atau penceramah agama Islam sekaligus motivator yang berfokus pada ilmu hadis dan fikih.

Ustadz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS adalah seorang lulusan Al Azhar dengan gelar Lc.

Baca Juga: Telak! Putri Candrawathi Mendadak 'Amnesia' saat Hakim Beberkan CCTV Berduaan dengan Kuat Maruf

Ceramah UAS menjadi salah satu ceramah yang ditunggu oleh para jamaah dan menjadi ceramah yang terfavorit.

Tak kadang dalam membawakan ceramah, juga diselingi dengan berbagai candaan khasnya yang membuat jamaah tertawa hingga mencairkan suasana namun tetap mengena di hati.

Seperti ceramah UAS satu ini yang dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube Ciknang Multimedia, yang mengatakan bahwa ujian yang datang bertubi-tubi merupakan tanda Allah Sayang kepada kita.

Sebenarnya banyak cara kita untuk menghapuskan dosa-dosa.

Baca Juga: Publik Murka! PN Jaksel Ramai Digeruduk Massa, Minta JPU Tuntut Hukuman Mati Ferdy Sambo CS

Bahkan kata UAS duri yang menancap di jari kita sesungguhnya itu adalah salah satu cara Allah dalam menghapuskan dosa kita.

Ujian yang datang bertubi-tubi ke kita, itu merupakan tanda Allah sayang dan merupakan cara pembersihan dosa kita.

Bahkan dari ujian tersebut merupakan salah satu cara Allah SWT menaikkan derajat kita.

“Allah menguji manusia membuat derajatnya naik, Allah menguji manusia membuat dosanya hilang, Allah menguji manusia membuat dia sabar dan ketika dia sabar Allah berikan balasan,” ujar UAS.

Padahal balasan yang diberikan oleh Allah tidak dapat dihitung oleh manusia, tetapi orang justru memandang bahwa inilah orang yang terlaknat karena terus didera ujian.

Padahal orang yang terlaknat adalah orang yang ketika diberikan nikmat, manusia itu menganggap itu nikmat padahal itu hanyalah azab yang tertunda.

“Kata Allah: Kami berikan mereka istidraj tanpa mereka sadari, mereka sedang dipermainkan Allah SWT. Orang menyangka mereka adalah orang-orang yang diberi nikmat padahal sesungguhnya dia sedang dipermainkan dengan azab tapi berbaju nikmat,” kata UAS.

“Jangan sampai kita sala pandang karena salah berpikir maka kita akan salah melihat salah berbicara akhirnya kita akan suudzon kepada Allah SWT,” ujarnya.

Kadang kita selalu berpikir dimana keadilan Allah, mengapa orang yang tidak pernah berbuat pahala tidak pernah berbuat shodaqoh, bahkan tidak pernah salat itu mendapat rezeki yang melimpah, umur yang panjang dan badan yang sehat.

Itulah salah paham kita kepada Allah, padahal saat itu Allah sedang berbuat yang seadil-adilnya kepada manusia.

“Ada orang yang salah diberikan Allah ujian sakit lalu kemudian hapus dosanya, bersih dia menghadap Allah,” ucap UAS.

“Tapi ada orang-orang yang salah karena dia tahu perbuatannya itu salah diteruskan dalam kesalahannya, mereka tidak kafir, tapi banyak orang yang disesatkan Allah, namun ada pula yang diberi hidayah oleh Allah,” tambahnya.

Menurut Ustadz Abdul Somad, orang yang disesatkan Allah adalah mereka orang-orang yang fasik, yaitu orang yang tahu bahwa perbuatannya salah dia lakukan kesalahan itu dengan penuh kesadaran.

Mereka akan di azab oleh Allah di dunia, bukan dalam bentuk kemiskinan, bukan dalam bentuk kefakiran, bukan dalam bentuk penyakit.

Namun Allah mengazab mereka justru dalam bentuk kenikmatan agar dia semakin jauh dari Allah SWT.

“Allah tidak pernah berbuat dzalim menganiaya walaupun sebesar biji sawi, sebesar ujung rambut, sebesar ujung tombak, sebesar mata kail pancing sebesar butiran debu sebesar tapak kaki semut yang hitam di atas batu yang hitam, tidak pernah Allah SWT dzalim dan aniaya,” ujar UAS.

Maka ujian yang bertubi-tubi Allah berikan kepada manusia bukan berarti sebuah azab, namun bisa jadi itu tanda sayang Allah kepada kita.

Agar manusia terus mengingat Allah, dan Allah sedang menghapus segala dosa dosanya supaya dia bersih sebersih-bersihnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# UAS
# Ustadz Abdul Somad
# masalah

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).