AYOJAKARTA.COM - Banyak sekali ulama yang membahas tentang hukum merokok dalam Islam, salah satunya KH Maimun Zubair atau Mbah Moen.
Terlebih, sebagian ulama mengharamkan, namun tak sedikit yang menghalalkan rokok.
Lantas menurut pendapat Mbah Moen merokok itu haram, halal atau makruh? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Keluarga Brigadir Yosua Berharap Richard Eliezer Dapat Keringanan Hukuman, Ternyata Ini Alasannya...
Pada salah satu ceramahnya, awalnya Mbah Moen menjelaskan mengenai rezeki.
Mbah Moen menyatakan, dengan mengingat Allah SWT, maka akan mendapat rezeki berupa makanan sekalipun.
Selain itu mengingat Allah SWT maka hidupnya sudah dijamin untuk mendapat Rezeki.
“Yang selalu ingat Allah bagaimanapun akan mendapat makanan, kalian selalu ingat Allah maka Anda sudah dijamin oleh Allah,” kata Mbah Moen dilansir dari YouTube Ziip Production pada Senin, (16/1/2023).
Selanjutnya Mbah Moen mengatakan orang yang tidak mencari rezeki, hidupnya tidak akan maju.
Allah SWT memerintahkan kepada manusia selain berdoa yakni harus berusaha untuk mendapatkan rezeki yang berkah.
“Jika ada orang yang tidak mencari rezeki berarti dia tidak bergerak, dan orang yang tidak bergerak berarti tidak berkah,” ucap Mbah Moen.
Sementara terkait hukum rokok, Mbah Moen memerintahkan kepada kita agar tidak cepat mengartikan hukum rokok.
Baca Juga: Apakah Makan Menyebabkan Batal Wudhu? Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad Ini Agar Tak Salah Kaprah
Menurut pernyataan Mbah Moen alasan tidak boleh mengharamkan rokok karena, orang-orang yang merokok itu hanya untuk membuat badan menjadi enak.
“Namun tak boleh kalian mengharamkan rokok mereka mentasafaruskan hartanya untuk mengenakan badan kok, maksudnya dunia ini untuk mengenakan badan,” jelas Mbah Moen.
Terlebih segala sesuatu yang tersembunyi di langit dan bumi itu hanya Allah yang tahu,
“Segala sesuatu ada brankasnya dan letaknya, kadang dilangit kadang di bumi,” ucap Mbah Moen.
Baca Juga: Informasi Baru Bagi Pemilik KIS BPJS Kesehatan, Sekarang Akses Layanan Kesehatan Bisa Pakai Ini Lho!
Begitu juga untuk aturan, kita tidak bisa diberi kuasa untuk menafsirkan hukum Allah SWT.
“Semua ada aturannya Allah yang punya kunci langit, kami tak bisa diberi semuanya tanpa diberi sang pemilik kunci,” pungkas Mbah Moen.***

Share this article
Bagaimanakah hukumnya merokok dalam Islam? Ternyata tidak semua orang mengetahuinya, begini penjelasan Mbah Moen tentang rokok dalam Islam