AYOJAKARTA.COM - Cicak merupakan hewan reptil yang hidup merayap di dinding atau pohon.
Cicak seringkali membuat kesal pemilik rumah lantaran meninggalkan kotoran di berbagai tempat.
Bahkan dalam Islam diperintahkan untuk membunuh cicak bila menemuinya.
Sebagaimana penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang dikutip AyoJakarta.com melalui kanal YouTube CERAMAH ISLAM OFFICIAL.
Sebelum membahas perihal membunuh cicak, Ustaz Adi Hidayat menerangkan tentang hikmah penciptaan makhluk, khususnya hewan, sesuai dengan pembahasan kali ini.
"Hikmah Allah ketika menciptakan sesuatu makhluk apapun itu setidaknya terdiri dari tiga hal,"ujar Ustadz Adi.
-Yang pertama ada ujian kemaslahatan
Menurut beliau makhluk itu dicipta supaya manusia mengambil maslahat kebaikannya saja.
Misalnya ketika Allah menciptakan lebah, maka manusia diperintahkan untuk mengambil madunya.
Sehingga saat mengambil madunya maka akan mendapatkan pahala.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ustaz Adi Hidayat Bongkar Keutamaan Puasa Rajab, Apa?
- Kedua ada yang diciptakan sebagai ujian menghadirkan mudarat.
Di sini agar manusia mengetahui ada keburukan yang harus dihindari dari penciptaan tersebut.
"Misal nyamuk, ketika diciptakan oleh Allah, mohon maaf untuk menunjukan bahwa ada lingkungan yang kotor di tempat itu,"kata Ustaz kelahiran Pandeglang, Banten ini.
Baca Juga: Yuk! Raih Kemuliaan Allah SWT di Hari Jumat, Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
"Sehingga ketika ada nyamuk maka sudah seharusnya dibunuh,"lanjut beliau.
"Sebenarnya persoalannya bukan pada bunuh atau tidak bunuh, namun adanya ujian bagi manusia yang menampilkan mudarat sehingga harus dihilangkan,"tegas Ustaz yang mempunyai pusat kajian Islam bernama Quantum Akhyar Institute.
Jika Allah tidak tampakan demikian, maka dapat menyebabkan bahaya untuk kehidupan manusia, termasuk cicak.
Baca Juga: Ingin Bebas dari Hutang? Kata Ustaz Adi Hidayat Catat dan Amalkan Doa Ini di Hari Jumat
"Cicak masuk pada ujian mudarat disamping ujian keimanan."jelas Ustaz Adi Hidayat.
Membunuh cicak mendapat pahala dari Allah SWT sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW yang artinya:
“Barang siapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua,” (HR Muslim).
Baca Juga: Bagaimana Hukum Puasa di Bulan Rajab? Ini Kata Ustadz Adi Hidayat: Tiada Hadits yang Merinci
Ketika membunuh cicak tidak hanya mendapatkan pahala tetapi juga menghilangkan keburukan-keburukan yang mungkin muncul.
"Termasuk di situ mengusir keadaan-keadaan jin, karena jin senang di tempat yang kotor,"jelas Ustaz Adi Hidayat.
Kemudian Nabi Muhammad SAW juga menyebut cicak dengan hewan fasik kecil.
Hal ini dikarenakan selain membawa kotoran, cicak juga meniup-niup api yang sedang membakar Nabi Ibrahim supaya semakin menyala.
- Berikutnya ujian menunjukan karakter
Sebagai contoh monyet diciptakan untuk menunjukan karakter yang ada pada masyarakat Yahudi.
“Sungguh, kamu benar-benar telah mengetahui orang-orang yang melakukan pelanggaran di antara kamu pada hari Sabat, lalu Kami katakan kepada mereka, “Jadilah kamu kera yang hina!”Al Baqarah ayat 65.
"Apa yang dari Al Qur'an tidak mungkin tidak berfaedah pasti ada kebaikan-kebaikan yang bisa manusia dapatkan,"ujar Ustadz Adi Hidayat.***

Share this article
Dalam Islam membunuh cicak justru mendapat pahala, simak baik-baik penjelasan Ustaz Adi Hidayat ini.