AYOJAKARTA.COM - Kembali membuat berulah, kesaksian ART Ferdy Sambo, Kodir membuat Hakim geram.
Pasalnya, kesaksian ART Ferdy Sambo, si Kodir berbeda dengan rekaman bukti CCTV di Duren Tiga.
Kesaksian ART Ferdy Sambo kembali terindikasi ada kebohongan saat melihat rekaman CCTV di Duren Tiga atas perkara pembunuhan Brigadir J yang telah diputar.
Pada sidang lanjutan terdakwa obstruction of justice, Kamis (1/12/22), Ketua Majelis Hakim, Ahmad Suhel telah diperlihatkan rekaman CCTV di Duren Tiga.
Dilihat dari tanggalnya, rekaman tersebut terjadi pada 8 Juli 2022.
Dalam video itu nampak ada Adzan Romer dan Kodir sedang berada di depan rumah Ferdy Sambo.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompastv pada Jum’at (2/12/22), Ahmad Suhel, Ketua Majelis Hakim geram dengan kesaksian Kodir beberapa waktu lalu.
Sebelumnya Kodir memberikan keterangan bahwa saat mendengar suara tembakan ia hanya diam dan panik.
Berbeda dengan keterangannya, dalam video yang diperlihatkan di persidangan, Kodir dan Adzan Romer berlari masuk ke dalam rumah saat mendengar suara letusan tembakan.
Baca Juga: Rahasia Mbah Moen dalam Menghadapi Cobaan Hidup
“lah itu si Kodir masuk itu, yang baru dia memberikan keterangan saksi katanya di luar saja,” kata Hakim keheranan.
“jam 8 baru dia masuk, Kodir, Kodir,” tambahnya.
Melihat rekaman dengan kesaksian Diryanto alias Kodir ini berbeda, Hakim menyayangkan seharusnya rekaman ini diperlihatkan kepadanya saat pemeriksaan.
“mestinya waktu di pemeriksaan Kodir diperlihatkan,” ujar Ahmad Suhel.
Penembakan terjadi sekitar pukul 17:12 WIB.
Dalam video yang diperlihatkan merupakan video beberapa saat terjadinya penembakan.
Kemudian tidak lama Putri Candrawathi keluar dari dalam rumah dan masuk ke dalam mobil.***

Share this article
Kesaksian ART Ferdy Sambo kembali terindikasi ada kebohongan saat melihat rekaman CCTV di Duren Tiga atas perkara pembunuhan Brigadir J.