AYOJAKARTA.COM - Reza Indagri, Pakar Forensik ikut menyoroti tudingan adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J.
Dari keterangan Ferdy Sambo, Brigadir J telah melecehkan istrinya, Putri Candrawathi.
Namun menurut keterangan Pakar Forensik menyebutkan bahwa justru yang menjadi korban pelecehan adalah Brigadir J sendiri.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube metrotvnews, pada Senin (21/11/22), yang menyebutkan pandangan dari Pakar Forensik terkait adanya tindak pelecehan yang dituduhkan oleh mendiang Yosua.
Baca Juga: Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS Asal Memenuhi 4 Syarat, Ini Dokumen yang Harus Dipersiapkan
Menurut keteranganya, ia tidak melihat adanya kekerasan seksual dalam kasus Ferdy Sambo.
“Saya ingin mengajak kita semua kembali di bulan Juli yah, bulan Juli Saya katakan bahwa Saya tidak yakin ada kontak seksual apalagi kekerasan seksual, baik itu di Duren Tiga atau di Magelang,” ujar Reza.
Mengingat banyaknya tuduhan dan tabiat buruk Nofriansyah Yosua Hutabarat yang dibeberkan oleh saksi di Pengadilan.
Membuat Reza Indagri menduga bahwa yang menjadi korban justru adalah Yosua sendiri.
“Sekarang bulan November, bulan Juli Saya menganggap kalau ada kekerasan seksual, dianggap harus ada kekerasan seksual maka boleh jadi mendiang maka Brigadir Yosua bukanlah pelaku tapi adalah korbannya,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga menduga bahwa sebelumnya Yosua telah mengalami kekerasan seksual berulang kali.
“Lantas apa penilaian Saya setelah sekarang ada sekian banyak sifat-sifat atau tabiat buruk mendiang Yosua yang dibuka di Majelis Hakim Saya justru semakin khawatir bahwa mendiang Yosua ini memang mengalami kejahatan seksual secara berulang kali,” ungkap Reza.
Berdasarkan keterangan para saksi yang menyebut bahwa Yosua sebagai orang yang tempramental, kepribadian ganda sering bergonta ganti pasangan, dan pergi dugem.
Baca Juga: Jika 3 Peran Terbukti Dilakukan Ferdy Sambo, Ahli Hukum Pidana Sebut Hukuman Akan Jadi Paling Berat
Menambah keyakinan sang ahli forensik menduga bahwa benar kalau Nofriansyah Yosua Hutabarat telah mengalami kekerasan seksual.
“Saya justru semakin khawatir bahwa mendiang Yosua ini memang mengalami kejahatan seksual secara berulang kali,” ujar Reza.
“karena keterangan banyak saksi Saya ulangi pemarah, tempramental, tukang dugem, pecandu sex apalagi berkepribadian disosiatif orang menyebutnya kepribadian ganda, itu justru cerminan orang-orang yang pernah mengalami kejahatan seksual,” tambahnya.
Hal itulah yang membuat Yosua tidak mampu berkata-kata atau meminta pertolongan kepada orang lain.***

Share this article
Menambah keyakinan sang ahli forensik menduga bahwa benar kalau Nofriansyah Yosua Hutabarat telah mengalami kekerasan seksual.