AYOJAKARTA.COM – Pernyataan terdakwa Ricky Rizal (RR) yang mengatakan, dirinya tak melihat Yosua ditembak oleh Ferdy Sambo karena saat kejadian dirinya terdistraksi oleh panggilan Handy Talky (HT) oleh Adzan Romer, terindikasi bohong.
Sebab saat bersaksi dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Yosua, Rabu (9/11/2022), Romer mengaku, tidak mendapat atau mengeluarkan panggilan lewat HT pada hari Brigadir J dieksekusi.
Diketahui dari kelima ajudan Ferdy Sambo yang bersaksi, hanya pengakuan Adzan Romer yang tidak berbelit-belit di depan majelis hakim saat bersaksi.
Kemudian dari pengakuan Romer terungkap banyak fakta yang masih menjadi misteri kini menjadi terungkap, bahkan ia juga membongkar alibi Ricky Rizal yang mengaku tak melihat Ferdy Sambo menghabisi Yosua. Tapi faktanya Romer tidak membawa HT di saat pembunuhan tersebut terjadi.
Mengutip dari tayangan metrotvnews Jumat (11/11/2022), ketika dalam persidangan kuasa hukum Ricky Rizal mencecar Romer dengan pertanyaan tentang kebenaran HT.
“Pada saat saudara menggunakan HT, Saudara menggunakan HT setelah itu?,” tanya Erman Umar dalam persidangan.
Baca Juga: CPNS Kemenkumham 2023, Dibuka dengan 4 Jenis Formasi Berbeda, Lengkap dengan Tahapan Seleksi
“Tidak pak, ” jawab Romer
“Saudara pernah berteriak?,”tanya kuasa hukum RR
“Iya saya berteriak ke depan,” kata Romer
“Kalau kita berteriak menggunakan HT, ada kemungkinan akan kedengaran oleh teman-teman yang mempunyai HT tersebut,”tanya lagi
“Kalau saya menggunakan HT kedengaran, tapi saya tidak menggunakan HT pada waktu itu pak,” jawab Romer.
Namun siasat Sambo CS untuk lepas dari jeratan hukum, akan terjegal oleh Richard. Pasalnya dalam BAP ia mengungkapkan bahwa Sambo sudah merencanakan pembunuhan tersebut dalam menutupi peristiwa kematian Yosua sebenarnya.
Sementara itu kuasa hukum Bharada E , Ronny Talapessy membenarkan bahwa kliennya mengungkapkan bahwa peristiwa tembak menembak itu adalah perintah dan skenario yang dibuat oleh Sambo di rumah Saguling.
Terakhir, Kuasa Hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy menyebut, kliennya tidak membawa HT pada saat berada di rumah Duren Tiga dan menerima panggilan dari Sambo melalui Ricky Rizal bukan melalui HT.
“Richard tidak membawa HT saat ke rumah Duren Tiga. Jaksa kan juga sempat bertanya kepada ajudan Romer, dan sopir Prayogi apakah mendengar ada panggilan HT dari FS atau tidak dan mereka menjawab tidak mendengar,”jelas Ronny Talapessy kemudian.
Baca Juga: Gelak Tawa Penuhi Seisi Ruang Sidang Dengar Jawaban Susi Soal Kata 'Siap' yang Sering Diucapkan
Sayangnya dalam pekan keempat persidangan tersebut Sambo masih tetap membantah bahwa ia tidak ikut menghabisi Yosua.
Berdasarkan pengakuan RR tentang HT yang dilakukan Romer tersebut memang dikejar oleh kuasa hukum terdakwa. Di awal BAP nya bahwa RR mendengar ada teriakan dari HT oleh Romer.
“RR mengatakan sempat mendengar ada bunyi HT, tapi ternyata kemarin itu setelah mendengar tembakan di luar Romer berteriak keras sehingga menggema ke HT nya," ujar Erman Umar yang dikutip di metrotvnews (11/11) saat di wawancarai tentang HT.
Selanjutnya, Kuasa Hukum Ricky Rizal, Erman Umar mengatakan, pernyataan dari Adzan Romer yang tidak menggunakan HT dan pernyataan kliennya yang menyebut terdistraksi karena panggilan HT bisa diuji di pengadilan. Adapun pernyataan yang berbeda adalah hal yang biasa di persidangan yang nantinya hakim yang menilai kata kuasa hukum RR. ***

Share this article
Pasalnya dalam BAP ia mengungkapkan bahwa Sambo sudah merencanakan pembunuhan tersebut dalam menutupi peristiwa kematian Yosua sebenarnya.