AYOJAKARTA.COM - Peran Kuat Ma’ruf disinyalir memiliki pengaruh yang besar terhadap kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Status Kuat Ma’ruf memang hanyalah seorang supir, namun menurut Kamarudin Simanjuntak ia memiliki peran yang kuat dalam mempengaruhi Ferdy Sambo.
Meskipun telah off bekerja selama dua tahun, namun pengaruh Kuat Ma’ruf kepada Ferdy Sambo tidak hilang.
Diketahui bahwa supir Ferdy Sambo ini telah bekerja dengannya selama kurang lebih sepuluh tahun.
Baca Juga: Jadwal Pencairan Bansos November 2022, PKH Tahap 4, BPNT hingga BLT BBM Tahap 2!
“Jadi berdasarkan investigasi Saya, Kuat ini adalah orang paling senior disitu, jadi dia informasinya sudah bekerja kurang lebih 10 tahun di rumah Ferdy Sambo,” ujar Kamarudin.
“kemudian karena dia terpapar Covid yang lain juga sebenernya terpapar Covid juga maka dia kurang lebih dua tahuh off atau tidak bekerja baru dia bekerja lagi baru akhir-akhir ini di 2022, dan itu langsung terjadi pembunuhan ini,” lanjutnya.
Menurut informasi dari kuasa hukum Brigadir Yosua, diduga ada kecemburuan sosial antara ajudan dan supir Ferdy Sambo.
“Diantara para supir dan ajudan ini ada juga saling cemburu-cemburuan karena menyangkut kepercayaan dari si majikan,” ujar Kamarudin.
Baca Juga: Bicara Soal Asmara Bersama Airyn Tanu, Boy William : I Love Ayu Ting Ting
Dikatakan bahwa sebelumnya ajudan kepercayaannya adalah orang yang berasal dari Papua bernama Matius.
“misalnya dulu di kalangan ajudan yang paling dipercaya itu dulu adalah yang berewokan yang orang Papua namanya Matius,” kata Kamarudin.
Namun setelah itu berpindah kepada Ajudan yang bernama Daden, sedangkan Putri Chandrawati menggandeng Novriansyah Yosua Hutabarat sebagai ajudan kesayangannya.
Menganggap Yosua sebagai ajudan kesayangannya, kuasa hukum Brigadir J mengungkapkan bahwa Putri Chandrawati sering memberikan dia hadiah.
“jadi Daden untuk si Ferdy Sambo Yosua kesayangan Ibu Putri. Maka dia sering diberikan hadiah-hadiah di hari ulang tahun dengan caption yang romantis dan sebagainya,” ujarnya.
Terkait pengaruh supir Ferdy Sambo, diduga ia memiliki kecemburuan kepada ajudan kesayangannya itu sehingga ia mempengaruhi atasannya.
“Kuat ini juga mempengaruhi pola pikir daripada Putri Chandrawati, mendorong Putri Chandrawati untuk melaporkan hal-hal yang nggak-nggak kepada suaminya dan Ferdy Sambo terpengaruh,” ujar Kamarudin.
“Jadi peran Kuat ini sangat kuat untuk mempengaruhi Putri Chandrawati maupun mempengaruhi Ferdy Sambo,” tambahnya.***

Share this article
Peran Kuat Ma’ruf disinyalir memiliki pengaruh yang besar terhadap kasus pembunuhan Brigadir Yosua. Ternyata ia bukan sembarang sopir biasa.