AYOJAKARTA -- Kereta Api Jaladara Solo atau sering disebut sepur kluthuk semakin dilirik wisatawan.
Meski sempat diliburkan beroperasi saat pandemi Covid-19, kini Kereta Api Jaladara Solo kembali dapat dinikmati bagi wisatawan yang ingin bernostalgia di Kota Solo.
Tentu momen kembalinya Kereta Api Jaladara Solo ini sangat dinantikan para wisatawan.
Baca Juga: Rekomendasi Desa Wisata di Semarang dengan Air Terjun
Pasalnya kereta yang ditarik oleh lokomotif uap dengan bahan bakar kayu ini memiliki rute perjalanan yang menarik.
Yakni rute yang dilalui bermula dari Stasiun Purwosari hingga Stasiun Solo Kota, tentunya hal ini semakin menambah nostalgia para wisatawan saat melewati jalanan tengah Kota Solo.
Salah satu hal yang menarik ketika menikmati sepur kluthuk ini yaitu rel yang dilaluinya berdampingan langsung atau sebidang dengan Jalan Slamet Riyadi yang berada di Kota Solo.
Selanjutnya untuk menikmati indahnya nostalgia sambil naik kereta uap ini, wisatawan dapat memesan dengan sistem carter melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.
Baca Juga: Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Yamaha Ajak Konsumen dan Keluarga Wisata Ke Ocean Dream Samudra
Dengan sistem carter, akan dikenakan tarif Rp3,5 juta untuk satu kali perjalanan selama tiga jam.
Disediakan pula berbagai paket perjalanan, antara lain paket batik, paket kuliner, paket pernikahan, sampai paket VIP dengan rentang tarif Rp9 juta-Rp25 juta.
Dilansir AyoJakarta.com melalui kanal YouTube Risang Anggara Ambulakral, salah satu penggemar kereta api yang menikmati Kereta Api Jaladara Solo.
Dalam postingannya, ditampilkan penampakan sepur kluthuk yang klasik, dengan sentuhan nuansa jaman kolonial yang sangat nyaman.
Baca Juga: Ini 7 Tempat Wisata Sukabumi Asri dan Viral untuk Liburan Akhir Pekan
"Kalau naik kereta kayak gini nggak ada jendelanya, nggak ada kacanya jadi enak banget," ucap penggemar kereta api tersebut.
Hingga postingan ini dimuat, kanal YouTube Risang mendapat 146 komentar.
"Naik Jaladara memang sensasinya beda, mantap mas, " ungkap akun Ray Aleesandri.
"Wouw keren lokomotif tua, yang masih beroperasi," ujar Handoyo Hadimartono.***

Share this article
Kereta Api Jaladara Solo atau sering disebut sepur kluthuk semakin dilirik wisatawan. Kereta Api Jaladara Solo atau sering disebut sepur klu