AYOJAKARTA.COM - Kabar mengejutkan datang dari Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menggugat cerai Dedi Mulyadi, suaminya.
Gugatan kepada Anggota DPR RI itu dilayangkan Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne sudah terdaftar di Pengadilan Agama Purwakarta dengan nomor register 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk.
Asep Kustiwa selaku Humas Pengadilan Agama Purwakarta membenarkan kabar keretakan rumah tangga Ambu Anne dengan Dedi Mulyadi.
Asep mengatakan bahwa Ambu Anne mendaftarkan gugatannya pada Senin, 19 September 2022.
"Register 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk, penggugat atas nama Hj. Anne Ratna Mustika yang melawan tergugat atas nama H. Dedi Mulyadi," ujarnya pada Rabu, 21 September 2022.
Keputusan ini lantas menjadi perhatian publik.
Bahkan, tak sedikit masyarakat yang mempertanyakan alasan gugatan cerai yang dilayangkan Ambu Anne terhadap suaminya itu, karena diketahui belakangan pasangan tersebut masih terlihat harmonis.
Dalam keterangan singkatnya di hadapan awak media di rumah dinasnya di Nagri Kidul Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Mustika berharap doa dari masyarakat atas keputusan yang diambilnya tersebut.
"Kan udah di jelaskan sama humas Pengadilan Agama, doain aja yang terbaik semuanya, hasilnya juga terbaik untuk semuanya," ucap Ambu, Anne Ratna Mustika saat di Rumah Dinasnya di Jl. Ganda Negara No.11A, Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta, Kamis (22/9/2022).
Dengan raut muka sedih, Ambu Anne menyebutkan semoga ini yang terbaik dan meminta doa kepada seluruh masyarakat Purwakarta agar ini menjadi keputusan terbaik.
"Baik-baik aja enggak apa-apa, doain aja semuanya doain, saya sampaikan semuanya doain yang terbaik, mohon doanya," cetus Ambu Anne.
Baca Juga: Penting! Selalu Sediakan Tensimeter, Termometer, dan Glukometer di Rumah, Ini Alasannya
Saat ditanyakan perihal alasan menggugat cerai, wanita yang menikah sejak 2003 dengan Dedi Mulyadi itu terus mengucapkan meminta doa yang terbaik, dan semua aktifitas akan berjalan seperti biasa.
"Mohon doanya, mohon maaf bila ada teman-teman yang merasa terganggu, saya yakin bahwa semuanya hasilnya akan terbaik untuk semuanya, biarin aja mereka mau berpikir apapun, hak semua orang mau berpikir a b c d," tutur Ambu Anne.
Ketika mempertanyakan keputusan ini apa sudah dipikirkan secara matang dan berapa lama waktu berpikir, Mojang Kabupaten Purwakarta tahun 2001 itu hanya menjawab doain aja yang terbaik.
"Doian aja yang terbaik," pungkasnya. ***

Share this article
Tak sedikit masyarakat yang mempertanyakan alasan gugatan cerai yang dilayangkan Ambu Anne terhadap suaminya itu, karena harmonis.