AYOJAKARTA.COM - Apa yang ada di piring warga Jakarta? Ternyata, selain nasi, ikan segar dan telur masih menjadi favorit.
Warga Jakarta juga lebih suka protein hewani dibandingkan dengan rata-rata warga Indonesia lainnya.
Berdasarkan data BPS, konsumsi makanan warga Jakarta memiliki beberapa kesamaan dan perbedaan dengan rata-rata nasional.
Konsumsi beras di Jakarta lebih rendah, sementara konsumsi ikan segar dan telur lebih tinggi.
Ini menunjukkan bahwa warga Jakarta cenderung lebih memilih protein hewani dibandingkan karbohidrat.
Namun, konsumsi daging sapi dan ayam masih perlu ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang seimbang.
Berikut adalah beragam komoditas makanan yang dikonsumsi oleh warga Jakarta tahun 2023 sebagaimana dikutip AYO JAKARTA dari laman Badan Pusat Statistik Provinsi Dki Jakarta.
Secara rata-rata, warga Jakarta mengkonsumsi beras kurang lebih 5,7 kilogram per kapita sebulan (dibawah nasional untuk daerah perkotaan yakni untuk nasional sebesar 6,21 kg dan di daerah perdesaannya sebesar 7,26 kg).
Baca Juga: Realme 13 Plus Jadi Pilihan Menarik Penggemar Game dengan Baterai Besar dan Harga Terjangkau
Untuk konsumsi ikan segar dan udang, warga Jakarta rata-rata mengkonsumsi ikan dan udang sebanyak 1,73 kg per kapita dalam sebulan (angka ini tentunya lebih tinggi jika dibandingkan dengan nasional di daerah perkotaan sebesar 1,48 kg dan daerah pedesaan sebesar 1,55 kg).
Untuk jenis ikan yang diawetkan, warga Jakarta rata-rata menghabiskan sebanyak 1,14 kg (angka ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan rata-rata secara nasional di daerah perkotaan yang mengkonsumsi sebanyak 1,69 kg dan daerah pedesaan sebanyak 1,96 kg).
Untuk ragam konsumsi daging ayam maupun daging sapi di Jakarta masih tergolong sedikit dengan rata-rata konsumsi daging sapi di Jakarta yakni 0,19 kilogram perkapita sebulan.
Baca Juga: Kamu Pilih Mana? Infinix Note 40 vs Poco M6 Pro, Desain Performa Kamera Hingga Baterai
Untuk ragam konsumsi daging ayam, warga Jakarta rata-rata mengkonsumsi 0,95 kilogram per kapita sebulan.
Sedangkan secara nasional untuk wilayah perkotaan sebanyak 0,76 kg dan 0,56 kg di daerah pedesaan.
Share this article
Berdasarkan data BPS, konsumsi makanan warga Jakarta memiliki beberapa kesamaan dan perbedaan dengan rata-rata nasional.