Demo Hari Ini di DKI Jakarta: Hari Tani Nasional 2025, Ada 9 Tuntutan dan 24 Masalah Agraria

Hari Tani Nasional (HTN) 2025 ada demo di depan Gedung DPR RI pada Rabu, 24 September 2025 (Sumber: X@barengwarga | Foto: X@barengwarga)
Hari Tani Nasional (HTN) 2025 ada demo di depan Gedung DPR RI pada Rabu, 24 September 2025 (Sumber: X@barengwarga | Foto: X@barengwarga)

AYOJAKARTA.COM - Peringati Hari Tani Nasional (HTN) 2025, akan ada aksi demo di wilayah DKI Jakarta pada hari ini Rabu, 24 September 2025.

Setidaknya aksi unjuk rasa ini akan dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat khususnya untuk kelompok tani.

Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, setidaknya pihak kepolisian menurunkan 8.340 personel untuk mengawal aksi unjuk rasa ini.

Baca Juga: Hemat Ongkos dan Waktu, 8 Lokasi Park and Ride di DKI Jakarta, Ini Tarif Parkirnya!

Setidaknya 12 ribu petani diketahui akan turun ke jalan dengan titik aksi berada di Gedung DPR RI yang dilakukan mulai pukul 08.00 WIB- selesai.

Untuk titik kumpul sendiri diketahui akan dimulai dari GBK Gate 10.

Aksi unjuk rasa ini diketahui diikuti oleh sejumlah organisasi yakni Perkumpulan Ubi Kayu Indonesia Provinsi lampung, Komite Aksi Hari Tani Nasional, BEM SI, Aliansi Rakyat Menggugat dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Perkuat Posisi di Jawa Barat, 23 Paskal Resmikan Ekstensi Baru dan Skyward Theme Park

Berikut isi 9 Tuntutan Perbaikan di Hari Tani Nasional 2025

1. Presiden & DPR segera jalankan Reforma Agraria: redistribusi tanah, selesaikan konflik agraria, kembangkan ekonomi sosial rakyat, bentuk Pansus untuk monitor pelaksanaan.

2. Percepat penyelesaian konflik agraria & redistribusi tanah: 1,76 juta ha LPRA, 7,35 juta ha tanah terlantar, 26,8 juta ha tanah dikuasai konglomerat, serta 20 ribu desa untuk Petani, Buruh Tani, Nelayan, Perempuan, Masyarakat Adat.

3. Bentuk Badan Pelaksana Reforma Agraria langsung di bawah Presiden.

4. DPR & Presiden sahkan RUU Reforma Agraria, cabut UU Cipta Kerja, hentikan perampasan tanah & korporatisasi pangan, arahkan pembangunan sesuai Pasal 33 UUD 1945.

5. Penuhi hak atas perumahan layak bagi petani, nelayan, buruh, masyarakat miskin kota, termasuk perempuan.

6. Instruksikan POLRI–TNI hentikan represifitas di wilayah konflik agraria, bebaskan petani/masyarakat adat/aktivis yang dikriminalisasi, tarik TNI–POLRI dari program pangan nasional.

7. Hentikan izin/konsesi perkebunan, kehutanan, tambang yang sebabkan konflik & kerusakan alam, kembalikan tanah ke rakyat sesuai Reforma Agraria.

8. Reprioritaskan APBN/APBD untuk redistribusi tanah, penyelesaian konflik agraria, infrastruktur, pertanian, permodalan, pupuk, subsidi, serta BUMDes/Badan Usaha Milik Rakyat.

9. Bangun industrialisasi berbasis Reforma Agraria (pertanian–perkebunan–perikanan–peternakan) untuk perkuat kedaulatan pangan & transformasi sosial di pedesaan.

Baca Juga: Mengapa Banyak Kasus Keracunan Akibat Makan Bergizi Gratis? Begini Analisa Guru Gembul

Selain itu dalam aksi unjuk rasa ini, setidaknya 24 Masalah structural Agraria digaungkan yakni:

1. Ketimpangan penguasaan tanah semakin parah.

2. Pengusiran warga desa dari tanah garapan, pemukiman, dan kampung.

3. Peningkatan & akumulasi konflik agraria.

4. Peningkatan represifitas POLRI–TNI.

5. Kementerian/Lembaga jadi pelestari konflik agraria.

6. Janji palsu Reforma Agraria.

7. Tidak ada redistribusi tanah.

8. Petani makin miskin, gurem, tak bertanah.

9. Tidak ada pembatasan penguasaan tanah oleh konglomerat.

10. Penertiban tanah terlantar tidak untuk rakyat.

11. Proyek swasta berlabel Proyek Strategis Nasional.

12. Tanah dimonopoli BUMN kebun & hutan.

13. Maraknya korupsi agraria & SDA.

14. Membentuk banyak lembaga baru untuk perampasan tanah.

15. Privatisasi pesisir & pulau kecil.

16. Mempermudah perluasan tambang, korbankan rakyat.

17. Sistem pangan militeritik & liberal.

18. Tidak ada jaminan hak atas tanah bagi perempuan, buruh, pemuda.

19. Ancaman kebebasan berserikat & berinovasi.

20. Bank Tanah merampas tanah rakyat.

21. Konversi tanah pertanian tidak terkendali.

22. Penyelewengan Hak Menguasai Negara & Hak Pengelolaan (HPL).

23. Industrialisasi pertanian-pedesaan jalan di tempat.

24. Pemborosan APBN/APBD untuk pejabat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Agraria
# tuntutan
# Hari Tani Nasional
# DKI Jakarta
# Demo hari ini

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.