Apa Itu PLTSa? Proyek yang Akan Dibangun di Jakarta untuk Mengatasi Persoalan Sampah, dari Cara Kerja hingga Keuntungan

Ilustrasi. Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (Sumber: Generative AI)
Ilustrasi. Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (Sumber: Generative AI)

AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan proyek besar untuk mengatasi persoalan sampah.

Proyek tersebut adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

Dalam proses pembangunan ini Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Danantara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa akan membangun PLTSa setidaknya empat sampai lima unit.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Menhub Ignatius Jonan Dipecat Jokowi karena Tak Setuju Proyek Whoosh Kerja Sama dengan China: Sekarang Benar Nggak Mampu Bayar!

Lantas apa itu PLTSa?

Dikutip dari National Environment Agency (NEA), pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) adalah pembangkit listrik yang menggunakan sampah perkotaan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi listrik.

Proyek ini memiliki dua tujuan utama yakni mengurangi volume sampah di TPA dan menghasilkan energi terbarukan untuk kebutuhan listrik masyarakat.

PLTSa ini termasuk kategori Waste to Energy (WtE), yaitu teknologi yang mengubah limbah menjadi sumber energi berguna, baik dalam bentuk listrik, panas, maupun bahan bakar cair/gas.

Baca Juga: Jika Utang Whoosh Tak Dibayar, Mahfud MD: Natuna Bisa Diambil China!

Cara kerja PLTSa:

Cara kerja PLTSa terbagi dalam tiga proses utama, yaitu:

1. Pengumpulan dan Pemilahan Sampah

- Sampah dikumpulkan dari berbagai sumber (rumah tangga, pasar, perkantoran).

-Sampah dipilah antara sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya.

- Sampah yang bisa dibakar (plastik, kertas, sisa makanan kering, dll) digunakan untuk bahan bakar utama.

Baca Juga: Melihat Kepribadian Berdasarkan Bulan Lahir dan Simbol Alam, Oktober Penuh Pesona dan Membawa Harmoni

2. Proses Konversi Energi

a. Insinerasi (Pembakaran Langsung)

- Sampah dibakar pada suhu sangat tinggi (850–1100°C).

- Panas hasil pembakaran ini bisa digunakan untuk memanaskan air menjadi uap.

- Uap tersebut lalu menggerakkan turbin uap yang menghasilkan listrik.

- Kemudian sisa abu (bottom ash & fly ash) diproses lagi untuk mengurangi pencemaran.

Namun dengan proses ini memiliki kelebihan dan kekurangan yaitu:

Kelebihannya, volume sampah bisa berkurang hingga 90 persen dan kekurangan memerlukan sistem penyaring emisi canggih agar tidak mencemari udara.

Baca Juga: Viral! Video 7 ABK MT SHI XING Asal Batam Terlantar Selama 3 Bulan: Mohon Pak Kami Perlindungan, Mental dan Fisik Sudah Terganggu

b. Gasifikasi

- Sampah dipanaskan dalam kondisi minim oksigen untuk menghasilkan gas sintetis (syngas).

- Syngas lalu dibakar untuk menggerakkan generator listrik.

Dengan proses ini kelebihannya adalah Lebih efisien dan emisi lebih rendah daripada insinerasi, namun kekurangannya membutuh pemilahan sampah yang lebih ketat dan teknologi mahal.

c. Pirolisis

- Hampir sama dengan gasifikasi, namun proses ini tanpa oksigen sama sekali.

- Menghasilkan bio-oil, gas, dan char (arang) yang bisa diolah lebih lanjut.

Baca Juga: Glow Up Hemat dan Stylish? Coba Cheat Code Fashion Cerdas dari ShopeeVIP

3. Pembangkit Listrik

- Uap atau gas hasil proses di atas bisa digunakan untuk memutar turbin.

- Turbin terhubung ke generator yang menghasilkan listrik.

- Dan listrik ini bisa disalurkan ke jaringan PLN atau digunakan untuk kebutuhan lokal.

Dari cara kerja di atas, setiap 1 ton sampah bisa menghasilkan sekitar 400-600 kWh listrik.

Namun hasil ini tergantung dari teknologi dan kadar air sampah.

Abu dari sisa pembakaran sampah biasanya juga dimanfaatkan untuk bahan campuran pembuatan beton atau paving block.

Baca Juga: BBM dengan Campuran Etanol 10 Persen Ditargetkan akan Dimulai Tahun Depan

Di Indonesia sendiri saat ini tengah mendorong adanya PLTSa untuk mengatasi persoalan sampah.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden No. 35 Tahun 2018 tentang percepatan pembangunan instalasi PLTSa di kota-kota besar, salah satunya Jakarta.

Kelebihan dan Manfaat PLTSa

- Mengurangi ketergantungan pada TPA

- Menekan emisi metana dari pembusukan sampah

- Menghasilkan energi listrik terbarukan

- Meningkatkan kebersihan kota

- Menyerap tenaga kerja dan investasi hijau

- Mendorong ekonomi sirkular (reuse & recycle).***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sampah
# Jakarta
# PLTSa

Berita Terkait

News Update

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.

Metropolitan

Hari Anak Nasional ke 42, Pemprov DKI Siap Kaji Usulan SPARTA, Pramono Dorong Perlindungan Dimulai dari Tingkat RT

Pembentukan SPARTA ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memiliki seksi perlindungan anak di setiap RT.

Metropolitan

Dinas LH DKI Siapkan Transisi Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jakarta

Perubahan metode pengelolaan sampah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap praktik open dumping

Bisnis

Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri

BCA meluncurkan Sanggar Bakti BCA untuk memperkuat seni pertunjukan Indonesia melalui pembinaan, pendampingan, dan pengembangan sanggar.

Teknologi

5 Rekomendasi Laptop Gaming dengan Harga di Bawah Rp15 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi laptop gaming/kerja Rp10–15 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: Acer Nitro V 16, Lenovo LOQ 15, Axioo Pongo 735, ASUS Vivobook 16, dan MSI Thin 15 yang dibekali GPU RTX 3050 series.

Bisnis

Omzet Naik, Pasar Meluas! UMKM Cimahi Rasakan Manfaat Program Sertifikasi Halal BRI Peduli

UMKM di Cimahi sukses meningkatkan omzet setelah mengikuti pelatihan sertifikasi halal BRI Peduli, membuka peluang pasar lebih luas.