AYOJAKARTA.COM - Lantik 1.840 pejabat administrator Dan pengawasan di Pemprov DKI Jakarta, Pramono Anung yakin bisa berikan Pelayanan publik yang optimal.
Pelantikan ini diketahui dilakukan pada Rabu, 5 November 2025 di halaman Balai Kota DKI Jakarta sesuai Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 996 Tahun 2025.
Baca Juga: Update Saldo Masuk KKS 5 November 2025, BLT Kesra Rp900 Ribu dan PKH BPNT Tahap 4 Mulai Cair?
"Hari ini di Balai Kota, sebagai Gubernur DKI Jakarta, saya melantik 1.840 pejabat eselon III dan IV, yaitu administrasi dan pengawas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta," ujar Pramono.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan, pelantikan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam penataan birokrasi dan penerapan sistem meritokrasi yang adil dan transparan.
Melalui kebijakan ini, Pramono ingin memastikan bahwa setiap jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta diisi oleh ASN yang memiliki kapasitas sehingga dapat memberikan pelayanan publik yang optimal.
"Dalam prosesnya, kami lakukan secara meritokrasi secara terbuka. OPD mengusulkan, dievaluasi oleh BKD dan juga Sekda bersama tentunya di dalam koordinasi Bapak Wakil Gubernur," pungkasnya.
Pelantikan untuk jabatan eselon III dan IV tahap dua juga akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai langkah percepatan guna memperkuat kinerja organisasi, mendorong percepatan pembangunan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Jakarta.
Dengan pelantikan ini, maka seluruh jabatan di lingkungan Pemerintah DKI Jakarta yang sempat diisi oleh pejabat pelaksana tugas (Plt) kini telah teratasi.
Baca Juga: Pencairan KJP Plus Tahap 2 Dimulai 5 November 2025, Jumlah Penerima Lebih dari 700 Ribu
Pelantikan keseluruhan pegawai dilingkungan DKI Jakarta ini direncanakan selesai pada bulan November 2025.
"Mudah-mudahan nanti November ini akan selesai secara keseluruhan," kata dia.
Pramono berharap para pejabat yang baru dilantik bisa langsung bekerja untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Jakarta.
"Kita tidak boleh berhenti untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat," lanjutnya.
Menjelang akhir tahun 2025, Jakarta dihadapkan pada ancaman cuaca ekstrem, termasuk potensi banjir, angin kencang, dan pohon tumbang. Selain itu, masalah penurunan muka tanah, polusi udara, serta pengelolaan sampah dan limbah juga menjadi pekerjaan rumah yang mendesak.
Pramono meyakini melalui sinergi dan komitmen bersama, maka dampak negatif cuaca ekstrem akan mampu ditangani.
"Dalam menghadapi berbagai tantangan, saya sekali lagi menegaskan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk terus menjaga semangat Jaga Jakarta," tandasnya.***
Share this article
Lantik 1.840 pejabat administrator Dan pengawasan di Pemprov DKI Jakarta, Pramono Anung yakin bisa berikan Pelayanan publik yang optimal.