AYOJAKARTA.COM - Siap memberikan transportasi ramah disabilitas, Pemprov DKI Jakarta menambahkan 32 angkutan bus sekolah ramah disabilitah tahun 2026.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyubutkan bahwa pendidikan sendiri harus dapat dinikmati oleh setiak anak tanpa terkecuali.
Karena hak bagi setiap anak maka pemerintah berkewajiban memfasilitasi sarana, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kemudahan dalam meraih cita-cita.
”Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa dan dalam hal ini pemerintah berkewajiban untuk memfasilitasi, memberikan kemudahan bagi anak-anak kita untuk bisa meraih mimpinya, meraih keinginannya," ujar Pramono, di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/1).
Lebih lanjut, Ia berharap langkah ini mempertegas posisi Jakarta sebagai kota ramah disabilitas, yang sebelumnya juga telah menginisiasi program lain seperti job fair khusus disabilitas.
"Mudah-mudahan armada bus ini akan memberikan kemudahan bagi anak-anakku sekalian yang akan berangkat pulang sekolah dan beraktivitas sehari-hari yang berkaitan dengan sekolahnya," kata Pramono.
Baca Juga: Bocoran Galaxy Buds 4 Pro, Bakal Jadi Pesaing Tangguh AirPods?
Pemprov DKI menambah 32 unit bus baru yang dirancang khusus untuk aksesibilitas penyandang disabilitas, terdiri dari 13 unit mikro bus dan 19 unit bus medium.
Selain itu, terdapat lima rute baru untuk melengkapi rute-rute yang sudah ada sebelumnya.
Secara keseluruhan, bus sekolah ini melayani 10 rute dan mampu mengangkut sekitar 41 ribu pelajar setiap harinya, mulai dari jenjang SD hingga SMA/sederajat.
Unit Pengelola Angkutan Sekolah Dinas Perhubungan yang terdapat dalam Peraturan Gubernur Nomor 57 Tahun 2022 telah beroperasi sejak 2007 dan mengelola sebanyak 230 unit armada, yang terdiri dari 200 bus medium dan 30 bus mikro dengan cakupan 50 rute layanan.
Baca Juga: BMKG Beri Penjelasan Badai Magnet Berat yang Hantam Bumi dan Dampaknya ke Indonesia
Terdiri dari 32 rute reguler dan 18 rute zonasi yang tersebar di lima wilayah Jakarta, serta beroperasi mulai pukul 04.30 sampai dengan pukul 19.00 WIB.
Penambahan layanan transportasi publik yang inklusif ini untuk memperkuat penambahan lima rute baru yang telah diujicobakan secara operasional guna menjangkau lima sekolah luar biasa tambahan di Jakarta.
Lima rute baru tersebut, yakni terdiri dari rute Yayasan Pendidikan Anak Cacat ke Ciledug, rute Rusun Rawa Bebek-Rorotan, rute BNN Cawang-Cipinang via Jatinegara, rute Kampung Rambutan-Lebak Bulus, dan rute Permata Hijau-Lebak Bulus.***

Share this article
Siap memberikan transportasi ramah disabilitas, Pemprov DKI Jakarta menambahkan 32 angkutan bus sekolah ramah disabilitah tahun 2026.