AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, sebelumnya menargetkan proses pembongkaran tiang monorel mangkrak rampung pada September 2026.
Namun, target tersebut kini diminta untuk dipercepat.
Pramono menegaskan bahwa keberadaan tiang-tiang monorel yang terbengkalai di kawasan Rasna Said itu sudah terlalu lama.
"Jadi untuk tiang monorel, saya mencanangkan kan diselesaikan di bulan September. Tetapi setelah melihat kerjaan di lapangan, saya minta dipercepat," ujar Pramono.
Baca Juga: Amartha Prosper Dukung Ekonomi Komunitas di Perdesaan
Tiang-tiang monorel yang berdiri di kawasan Jalan HR Rasuna Said itu selama bertahun-tahun menjadi simbol proyek transportasi yang tak kunjung terealisasi.
Pramono pun meminta pengerjaan bisa dilakukan empat hingga lima tiang dalam sehari.
Ia mengatakan bahwa hampir seluruh tiang baja yang berdiri telah dibongkar.
Proses pengerjaan saat ini yang dilakukan adalah pada struktur beton yang diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama.
Pram lantas mengatakan soal anggaran yang telah disiapkannya senilai Rp100 miliar untuk pembongkaran tiang monorel ini.
Jumlah tersebut adalah total alokasi untuk penataan kawasan, termasuk dengan biaya pembuatan jalan, pedestrian, taman, dan lain sebagainya.***

Share this article
Pramono Anung pun meminta pengerjaan bisa dilakukan empat hingga lima tiang dalam sehari.