AYOJAKARTA.COM - Transportasi publik di Jakarta yang terdiri dari bus Transjakarta, MRT, dan LRT, merupakan tulang punggung mobilitas kota megapolitan ini.
Namun, laporan terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 1 Oktober 2024 menunjukkan adanya penurunan jumlah penumpang di sektor transportasi publik selama bulan Agustus 2024.
Menurut BPS, jumlah penumpang Transjakarta pada Agustus 2024 mencapai 33.113.022 orang.
Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 6,73 persen dibandingkan dengan bulan Juli 2024 (month-to-month/m-to-m).
Meskipun demikian, jika dibandingkan dengan Agustus 2023 (year-on-year/y-on-y), jumlah penumpang justru naik 28,88 persen.
Baca Juga: Alhamdulillah! KJP Plus Oktober 2024 Cair ke 533.629 Peserta Didik di Jakarta
Dalam hal armada, total bus Transjakarta yang beroperasi selama Agustus 2024 mencapai 4.488 unit, naik sebesar 1,58 persen dibandingkan Juli 2024.
Jika dibandingkan dengan Agustus 2023, kenaikannya mencapai 9,73 persen.
Penambahan armada ini tampaknya dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang tahunan, namun masih belum mampu mengatasi penurunan yang terjadi secara bulanan.
Pada sektor MRT, BPS mencatat total perjalanan MRT Jakarta sepanjang Agustus 2024 mencapai 8.241 perjalanan, menurun 0,79 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan 0,15 persen dibandingkan dengan Agustus 2023.
Penurunan ini juga tercermin dalam jumlah penumpang MRT yang turun 1,20 persen dari bulan Juli 2024, dengan total 3.738.973 orang pada Agustus.
Baca Juga: Siapa yang Paling Memikat Rakyat Usai Debat Perdana Pilkada Jakarta 2024? Ini Kata Pengamat Politik
Namun, jika dilihat secara tahunan, terdapat peningkatan 24,64 persen dibandingkan dengan Agustus tahun sebelumnya.
Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun ada fluktuasi bulanan, secara umum popularitas MRT terus meningkat.
Sementara itu, LRT Jakarta juga mengalami penurunan jumlah penumpang pada Agustus 2024 sebesar 2,55 persen dibandingkan Juli 2024, dengan total penumpang mencapai 129.080 orang.
Namun, serupa dengan transportasi lainnya, LRT menunjukkan peningkatan signifikan secara tahunan sebesar 47,56 persen jika dibandingkan dengan Agustus 2023.
Data ini menunjukkan bahwa LRT masih dalam tahap pertumbuhan popularitas di kalangan masyarakat, meskipun terdapat penurunan bulanan.
Terkait itu, faktor-faktor seperti ketersediaan kendaraan pribadi, perubahan kebiasaan, hingga adanya moda transportasi alternatif seperti ojek online menjadi hal yang berpengaruh terhadap keputusan masyarakat dalam menggunakan transportasi umum.***

Share this article
Transportasi publik di Jakarta yang terdiri dari bus Transjakarta, MRT, dan LRT, merupakan tulang punggung mobilitas kota megapolitan ini.