AYOJAKARTA.COM--Apabila si kecil sudah memiliki gigi yang hampir lengkap, menyikat gigi menjadi hal yang wajib untuk dilakukan dan tidak boleh terlewatkan. Sedikitnya dua kali si kecil untuk menyikat gigi. Hal ini sangat penting dilakukan yaitu untuk menghindari plak dan gigi berlubang, menghindari bau mulut serta kesehatan gigi juga sangat berpengaruh pada rongga mulutnya.
Cara Menggosok Gigi yang Benar pada Anak
Berikut langkah-langkah mengosok gigi yang benar pada anak:
- Langkah yang pertama posisikan sikat gigi sebesar 45 derajat pada arah gusi dan gigi anak.
- Lalu sikatlah area paling belakang kemudian maju ke bagian depan secara perlahan.
- Sikat secara perlahan dengan gerak tangan seolah membentuk lingkaran.
- Posisikan sikat menjadi vertikal ketika menggosok area bagian belakang agar bersihnya optimal.
- Bersihkan juga pinggiran gusi secara lembut dan perlahan-lahan.
- Sikat bagian ujung lidah guna menghindari paparan bakteri pada mulut.
- Untuk pasta gigi yang tidak boleh tertelan, maka ajari anak agar selalu mengeluarkannya setelah berkumur.
- Bilas dengan berkumur hingga bersih.
- Selesai.
Tips Memilih Pasta Gigi
Untuk sikat gigi anak tentunya harus menggunakan pasta gigi khusus anak juga. Berikut tips memilih pasta gigi anak:
- Pastikan pasta gigi sudah food grade
Mungkin bunda pernah melihat beberapa produk sabun cuci khusus untuk perlengkapan bayi ya? Adanya tulisan Food Grade pada kemasan ini menunjukkan bahwa produk tersebut mengandung bahan-bahan yang aman bagi bayi.
Hal ini juga berlaku untuk produk pasta gigi bagi si kecil ya. Oleh karena itu, pastikan produk pasta gigi yang bunda pilih untuk si kecil sudah food grade sehingga tetap aman meskipun tertelan oleh si kecil.
- Perhatikan bahan kandungannya
Sebelum membeli produk pasta gigi anak, pastikan kandungannya tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya seperti deterjen, tanpa floride dan sebaiknya mengandung xylitol.
Perlu diketahui bahwa kandungam floride yang berlebih dapat menyebabkan kondisi yang disebut fluorosis gigi, yang mengubah tampilan dan warna enamel gigi. Selain itu, floride yang tertelan dalam jumlah banyak bisa menyebabkan toksitas yang berbahaya bagi anak.
Sebaliknya, pastikan pasta gigi anak yang bunda pilih mengandung xylitol. Karena kandungan ini mampu menghambar pertumbuhan bakteri penyebab gigi rusak, dapat menjadi pemanis, serta membantu mencegah peradangan pada gusi akibat bakteri gingivitis yang menumpuk.
Selain itu, pilihlah pasta gigi anak yang tanpa pemanis dan pewarna buatan.
- Pastikan tanpa SLS
Pastikan pasta gigi anak yang bunda pilih tidak mengandung SLS. SLS adalah suatu bahan kimia yang digunakan sebagai bahan pembuatan deterjen pada shampoo, sabun mandi, pasta gigi, sabun cuci mobil, dan juga pembersih lantai.
Penggunaan SLS yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada rongga mulut, ulserasi yang parah, perubahan sensitivitas rasa dan penurunan kelarutan air liur.
Oleh karena itu, pastikan pasta gigi anak yang bunda pilih terhindari dari SLS.
Rekomendasi Pasta Gigi Anak
Kini sudah banyak merek pasta gigi bayi sejak usia dini yang dijual di pasaran, salah satunya adalah PUREKIDS Toothpaste
PUREKIDS Toothpaste tidak mengandung bahan deterjen SLS, tidak mengandung floride dan terdapat xylitol untuk membantu melindungi gigi anak.
PUREKIDS Toothpaste tersedia dalam kemasan tube-nya serta memiliki tiga rasa yaitu pisang, strawberry, dan jeruk. Pasta gigi anak dari PURE ini memiliki rasa yang disukai anak, rasa manisnya yang pas sehingga membuat si kecil rajin menyikat gigi.
PUREKIDS Toothpaste dapat digunakan sebagai pasta gigi untuk anak usia 6 buln atau sejak tumbuh gigi. (Adv)

Share this article
Apabila si kecil sudah memiliki gigi yang hampir lengkap, menyikat gigi menjadi hal yang wajib untuk gigi