Tangani Transaksi Janggal Rp349 Trilliun, Pemerintah Bentuk Satgas

TPPU berencana membentuk sebuah satuan tugas (satgas) untuk menindaklanjuti temuan transaksi janggal di Kementerian Keuangan.
TPPU berencana membentuk sebuah satuan tugas (satgas) untuk menindaklanjuti temuan transaksi janggal di Kementerian Keuangan.

AYOJAKARTA.COM – Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) berencana membentuk sebuah satuan tugas (satgas) untuk menindaklanjuti temuan transaksi janggal senilai Rp349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pembentukan Satgas untuk menyelesaikan kasus transaksi janggal Rp349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan.

Hal ini sesuai dengan saran dari Komisi III DPR RI saat rapat dengar pendapat bersama Sri Mulyani dan Mahfud MD yang mana adanya saran pembentukan pansus.

Sri Mulyani, Menteri Keuangan Indonesia, telah memberikan sanksi disiplin kepada 193 pegawai yang terbukti terlibat dalam transaksi tersebut sebagai bagian dari upaya bersih di lingkungan Kemenkeu.

Baca Juga: Mahfud MD Beberkan 7 Poin Penting Transaksi Janggal Rp 349 T Kemenkeu, Apa Saja?

“Dari surat yang masuk kepada Kementerian Keuangan, semuanya telah ditindaklanjuti dan berujung pada sanksi disiplin kepada 193 pegawai, ini periode 2009 hingga 2023,” terang Sri Mulyani, dikutip dari siaran MetroTV.

Lebih lanjut, selain membentuk Satgas untuk transaksi janggal Rp349 trliun, Mahfud MD ungkapkan bahwa Kemenkeu akan terus menindaklanjuti transaksi janggal tersebut hingga tuntas sesuai aturan yang berlaku.

“Kementerian Keuangan akan menindaklanjuti apabila ada Tindak Pidana Asal (TPA) atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku,” kata Mahfud MD.

Namun, rencana pembentukan satgas ini dianggap remeh oleh beberapa kalangan meski disambut baik oleh DPR.

Baca Juga: GEGER! Data Sri Mulyani dan Mahfud MD Soal Transaksi Rp 349 T Cocok! Ada 193 Pegawai Kemenkeu Dapatkan...

Parlemen masih meragukan sanksi yang diberikan kepada pegawai Kemenkeu, karena masih banyak laporan transaksi janggal yang belum ditindaklanjuti. Mengingat Kementerian Keuangan baru menyelesaikan laporan yang menyeret pegawai Kemenkeu.

Transaksi senilai Rp349 triliun tersebut bahkan belum dipastikan secara keseluruhan sebagai pelanggaran hukum, karena perlunya penyesuaian data untuk menindaklanjuti lebih jauh.

Sebagian besar transaksi tersebut diduga melibatkan dana-dana publik, yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, pembentukan satgas oleh TPPU adalah tindakan yang tepat untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Baca Juga: Usut Tuntas Transaksi Janggal Kemenkeu, Mahfud MD Bocorkan Soal Satgas TPPU: Tidak…

Beberapa pengamat juga menyoroti pentingnya koordinasi antara Kementerian Keuangan dan TPPU dalam menindaklanjuti kasus ini.

Sementara itu, TPPU harus memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai dengan aturan dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.

Dalam upaya untuk membawa transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus ini, TPPU juga diharapkan dapat mengumumkan hasil dari investigasi dan tindakan yang diambil oleh satgas secara terbuka dan transparan.

Secara keseluruhan, pembentukan satgas oleh TPPU untuk menindaklanjuti transaksi janggal senilai Rp349 triliun di Kementerian Keuangan merupakan langkah yang positif dalam upaya membersihkan sistem keuangan Indonesia dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# transaksi
# satgas
# Kemenkeu
# Kementerian Keuangan
# TPPU

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.