AYOJAKARTA.COM - Kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora (17) anak pengurus pusat GP Ansor oleh anak pejabat pajak Mario Dandy Satrio masih terus menyita perhatian publik.
Pasalnya akibat penganiayaan tersebut, sang korban (David) hingga saat ini masih belum tersadarkan dari komanya.
Selain itu tindakan kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oleh putra pejabat pajak tersebut dinilai tidak terpuji dan sadis, hingga mengundang keprihatinan dari banyak khalayak.
Kini Mario Dandy Satrio beserta satu temanya telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap David tersebut.
Baca Juga: Menyentuh, Ternyata Ini Alasan Ronny Talapessy Bantu Richard Eliezer Tanpa Dibayar Sepeserpun
Menariknya ketika pertama kalinya Mario Dandy diperlihatkan oleh Polres Jakarta Selatan sebagai tersangka justru semakin membuat heboh.
Pasalnya ekspresi Mario Dandy tersebut dinilai tidak menunjukan rasa bersalah dan takut, meski telah ditahan oleh polisi atas penganiayaan terhadap korban hingga koma.
Pakar Mikro Ekspresi Monica Kumalasari kemudian menyampaikan hasil analisisnya terhadap gesture dari Mario Dandy.
Sebelumnya, Monica membeberkan hasil analisanya terhadap sosok Shane yang merupakan teman Mario Dandy.
Monica menilai gesture tersangka Shane tersebut lebih memperlihatkan gesture malu dan tak ingin publik mengenalinya.
"Nah ini beda (S), dari segi gesture atau si postur ini sudah menunjukkan rasa malu rasa bersalah seperti itu sehingga kepalanya pun tunduknya ini sampai dengan berapa 90 derajat sehingga tidak bisa melihat sama sekali,” kata Monica, dikutip dari kanal Youtube Tv One, Minggu (26/2/2023).
Sedangkan, Monica justru menyampaikan keterkejutannya saat menganalisa gesture dan ekspresi dari Mario Dandy.
Monica menilai dari gesture dan ekspresi Mario Dandy yakni tidak ada rasa takut pada diri sang pelaku, hal itu diperlihatkan saat tubuhnya tegap dan ekspresinya yang flat.
"Sementara kalau kita lihat dari Mario, ini kalau kita lihat dari gesturnya juga tubuh masih tegak, oke kalau tubuh masih tegap kita boleh mengatakan bahwa kalau gesturenya orang ini seperti ini," kata Mario.
"Artinya kalau seseorang itu dalam kondisi takut dia pasti ada pergerakan di daerah sini (dahi) bisa juga terlihat dari bibirnya. Ini gak, semua flat," Sambungnya.
Lebih lanjut Monica menyampaikan, “Kita boleh mengatakan oh memang gestur-nya orang ini gagah tetapi kalau didukung dengan ekspresi diwajah ini semua flat terus kemudian kalau kita lihat seseorang itu tidak ada stimulus untuk merespon dari wajahnya,”***

Share this article
Pasalnya ekspresi Mario Dandy tersebut dinilai tidak menunjukan rasa bersalah dan takut, meski telah ditahan oleh polisi atas penganiayaan.