AYOJAKARTA.COM — Menuju 2024 segala bentuk gerak gerik para tokoh politik akan selalu mendapatkan sorotan dari media.
Proses lobi politik yang telah dimulai saat ini merupakan salah satu yang banyak dilakukan para tokoh besar seperti para petinggi partai dan juga bakal calon presiden (capres) 2024.
Tak hanya itu, sosok pemimpin yang mempunyai elektabilitas tinggi pun kemudian juga disorot media.
Baca Juga: Viral! Video Bocah Autis Dijepit Terapis di RS Depok, Ridwan Kamil Ingatkan Hal Ini
Pasalnya dengan elektabilitas tinggi beberapa tokoh akan dilirik untuk dijadikan pasangan para bakal calon presiden 2024 seperti Ridwan Kamil.
Seperti nama Ridwan Kamil, dari sebuah survei yang dilakukan di bulan Januari mengatakan bahwa Ia berada di urutan keempat dari sepuluh besar nama tokoh yang memungkinkan menjadi bakal calon presiden.
Namun belakangan Ridwan Kamil membuat kehebohan dalam sebuah acara karena salah menyebutkan jabatan yakni Gubernur DKI Jakarta.
Baca Juga: Richard Eliezer Divonis Hakim 1 Tahun 6 Bulan , LPSK Minta Hal Ini kepada JPU: Kami Berharap Jaksa..
Momen tersebut terjadi saat dirinya tengah menghadiri acara penandatanganan kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dengan Pemprov DKI di Gedung Sate, Bandung, Jumat, 17 Februari 2023.
Saat memberikan sambutan, Ridwan Kamil yang lebih akrab disapa Kang Emil mengatakan bahwa proses pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang memakan waktu lama.
Padahal saat peletakan batu pertama, alias groundbreaking, ia masih berstatus Wali Kota Bandung.
Baca Juga: Ridwan Kamil Ngaku Bingung, Belum Putuskan Maju di Pilgub Jabar, DKI Jakarta Atau Pensiun?
"Groundbreaking-nya saya Wali Kota, Gubernurnya Pak Ahok, saya masih ingat di Walingi (lokasi groundbreaking) nanti Juni saya jadi Gubernur DKI, eh Jakarta, eh Jawa Barat," ujar Ridwan Kamil dikutip dari laman Suara.com.
Ia pun kemudian meminta maaf kepada Heru Budi Hartono yang menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta sembari melontarkan candaan kepadanya.
"Belum sarapan Pak Heru hehehe. Mata saya ke Pak Heru terus, jadi di otak saya DKI, DKI, DKI. Mohon maaf, pak. Tandanya saya sangat menghormati Pak Heru. Top of mind saya Pak Heru hari ini. WA (chat WhatsApp) istri saya (sampai) belum saya balas," ucapnya.
Baca Juga: Tunggangi Vespa Kuning, Ternyata Ini Definisi Politik Menurut Ridwan Kamil
Kang Emil pun terus melontarkan candaan hingga menyebut Medan Merdeka yang merupakan Kantor Gubernur DKI Jakarta.
"Khusus yang MoU kita di tahap satu ini sampai Medan Merdeka ya kira-kira begitu, eh Medan Satria. Duh salah lagi. Salah wae, maaf ya," ucap Kang Emil.***

Share this article
Ridwan Kamil membuat kehebohan dalam sebuah acara karena salah menyebutkan jabatan yakni Gubernur DKI Jakarta.