AYOJAKARTA.COM -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Menparekraf), Sandiaga Uno belakangan ini tengah menjadi perbincangan publik.
Dari kabar yang beredar, Anies Baswedan diketahui memiliki utang piutang kepada Sandiaga Uno.
Utang piutang Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno pun tidak main-main, yakni sebesar Rp50 miliar.
Baca Juga: Tanggapi Isu Miring, Sandiaga Uno Buka Suara Perihal Hubungannya dengan Anies Baswedan
Di tengah-tengah hangatnya pencalonan capres dan cawapres di 2024, isu tersebut mencuat meskipun utang piutang tersebut telah ada sejak 2017.
Kendati demikian, Menparekraf ini enggan untuk membahas lebih lanjut terkait utang Rp50 miliar saat pilkada tersebut.
Sandiaga memilih tidak memperpanjang masalah utang piutang tersebut, mengingat pemilu 2024 akan digelar sebentar lagi.
Baca Juga: Takjub! Jaksa Tidak Banding Atas Vonis Ringan Richard Eliezer, Kejagung: Keadilan Sudah Ditegakkan
Hal itu dikhawatirkan akan berpotensi membuat tiap pendukung saling terpecah belah.
Untuk itu, ia lebih memilih agar terus melihat kedepan untuk menghadapi kontestasi demokrasi yang akan segera digelar.
“Saya tidak ingin memperpanjang, dan berpotensi nanti diantara saling pendukung saling terpecah belah gitu loh, saya inginnya kita menatap ke depan saja, karena kontestasi demokrasinya sudah sebentar lagi,” kata Sandi dalam siaran di TV One, dikutip AyoJakarta.com pada Kamis, 16 Februari 2023.
Selain itu, menurut pandangannya kontestasi 2024 cukup lebih baik dibandingkan 2019 kemarin.
Baca Juga: Blak-blakan! Sandiaga Uno Ungkap Hubungannya dengan Anies Baswedan: Kita Nggak Boleh Baperan
Sebab masa kampanye terbilang singkat, sehingga secara signifikan dapat memangkas biaya kontestasi demokrasi.
Berbicara soal Anies Baswedan yang juga belakangan dibicarakan, Menparekraf mengaku bahwa dirinya memiliki hubungan yang baik dengan kes Gubernur DKI Jakarta ini.
Mengingat dunia politik itu sangat dinamika, Sandi menyarankan untuk tidak mudah terbawa perasaan.
“Saya sampaikan bahwa politik itu sangat cair, sangat penuh dengan dinamika, kita tidak boleh baperan dan apalagi sampai merusak pertemanan,” kata Sandiaga.
“Saya sama Pak Anies masih berhubungan dengan baik, kita bersahabat dan sama Pak Prabowo juga apalagi karena pimpinan saya,” pungkasnya.
Di sisi lain, pihak Anies, menyebut nominal Rp50 miliar itu sudah terselesaikan sesuai perjanjian, yaitu jika menang Pilkada Jakarta 2017 dan tidak dianggap sebagai utang.***

Share this article
Sandiaga Uno enggan untuk membahas lebih lanjut terkait utang Rp50 miliar yang dilakukan Anies Baswedan.