AYOJAKARTA.COM – Menjelang pesta demokrasi pada tahun 2024 timbul isu miring antara Sandiaga Uno dan Anies Baswedan tentang perjanjian politik dan juga utang piutang.
Menanggapi isu miring tersebut Sandiaga Uno akhirnya buka suara dan mengungkapkan bagaimana kondisi hubungannya dengan Anies Baswedan saat ini.
Sebelum masuk ke pesta demokrasi 2024, Sandiaga Uno yang mendapat dukungan dari PPP untuk bisa menjadi Capres belum bisa memberikan kepastian mengenai dirinya apakah akan maju sebagai Cawapres atau Capres pada Pemilu 2024 nanti.
Baca Juga: Diingat Ya! 5 Janji yang Ditawarkan Erick Thohir Usai Resmi Jadi Ketua PSSI Periode 2023-2027
Sandiaga Uno yang berada dalam Partai Gerindra menyampaikan bahwa keputusan untuk pencalonan Capres dan Cawapres dari partainya itu merupakan keputusan penuh dari Ketua Gerindra yaitu Prabowo Subianto.
Menurutnya politik itu memiliki sifat yang cair, jadi kemungkinan apa saja bisa terjadi termasuk dirinya yang memiliki kemungkinan untuk maju di Pemilu 2024.
Ia juga mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Anies Baswedan baik-baik saja dan tetap menjadi sahabat meskipun ada isu-isu miring yang beredar.
“Saya sampaikan bahwa politik itu sangat cair, sangat penuh dengan dinamika, kita ngga boleh baperan apalagi sampai merusak pertemanan. Saya sama Pak Anies masih berhubungan dengan baik, kita bersahabat,” ungkap Sandiaga Uno.
Ketika ditanya soal utang piutang pada saat Pilgub DKI 2017 silam, Sandi mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin membahasnya lagi.
Menteri Pariwisata dan Perekonomian Kreatif ini khawatir jika ia memperpanjang masalah tersebut maka akan timbul salah paham.
“Saya sudah menyampaikan bahwa saya tidak ingin memperpanjang pembahasan mengenai yang masa lalu karena ini berpotensi untuk bisa disalah artikan, salah paham,” kata Sandi.
Sebenarnya masalah keuangan yang menjadi isu utang piutang antara dirinya dengan Anies sudah tercatat dan dilaporkan pada KPU 5 tahun lalu.
Ia khawatir jika pendukungnya dan Anies Baswedan akan terpecah belah karena masalah ini maka dari itu Sandiaga Uno mengambil langkah bijak untuk tidak memperpanjangnya.
“Semua itu sudah tercatat dan sudah dilaporkan. Kan di KPU itu ada dana kampanye yang sudah diaudit dan bisa dilihat,” ujar Sandi.
“Jadi sebetulnya kalau kita melihat ke belakang 5 tahun semua informasinya ada di sana. Nah saya tidak ingin memperpanjang dan ada potensi nanti di antara pendukung saling terpecah belah gitu loh. Saya inginnya biar kita menatap ke depan aja,” tambahnya.
Mengenai biaya yang dikeluarkan oleh pengusung Capres dan Cawapres 2024, Sandiaga Uno menganalisis bahwa periode kampanyenya sangatlah singkat.
Hal ini berbeda dengan masa kampanye pada 2019, jadi karena faktor inilah maka kampanye 2024 akan banyak memangkas pengeluaran, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (16/2/2023).***

Share this article
Sandiaga Uno bongkar hubungannya saat ini dengan Anies Baswedan pasca isu utang-piutang Pilgub DKI 2017 mencuat ke publik, begini...