Memanas! Bripka Madih, Polisi yang Ngaku Diperas Polisi Sempat Dilaporkan atas Kasus Arogansi dan KDRT!

Bripka Madih diduga melanggar disiplin dan kode etik Polri usai viralnya
Bripka Madih diduga melanggar disiplin dan kode etik Polri usai viralnya

AYOJAKARTA.COM — Aksi meminta "hadiah" atas kasus tanah yang dilakukan oleh polisi terhadap polisi menjadi viral di media sosial.

Seorang anggota Provos Polsek Jatinegara, Bripka Madih mengaku diperas rekannya sendiri usai diminta uang pelicin.

Usai menjadi semakin viral, Polda Metro Jaya justru mengungkap bahwa Madih telah dilaporkan atas tindakan arogansi dan KDRT.

Baca Juga: Bripka Madih Kini Dipolisikan, Polda Metro Jaya: Memberikan Sikap yang Tidak Mencerminkan Anggota Polri

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo buka suara soal kasus ini.

Selain mengungkap kasus pemerasan Bripka Madih oleh oknum penyidik, polisi juga mengungkap kasus hukum yang menyeret Madih.

Polisi menyebut madih dilaporkan atas kasus pendudukan lahan oleh warga dan diduga mengganggu aktivitas warga atas pos yang ia buat.

Madih disebut dilaporkan atas tindakan arogansi karena mengenakan seragam polisi saat menduduki lahan untuk menyuarakan aksinya.

Baca Juga: Viral! Polisi Peras Polisi Soal Sengketa Lahan, Bripka Madih Bahkan Disebut Mengundurkan Diri Karena Kecewa!

“Madih mendirikan Pos dan plang kemudian mengganggu aktivitas para pengguna jalan lainnya untuk menduduki lahan tersebut, ini tidak dibenarkan seorang anggota polisi,” ujar Kombes Trunoyudo, dikutip dari siaran Kompas TV, Ahad, 5 Februari 2023.

Selain itu, Madih pun pernah dilaporkan ke Propam Polda Metro Jaya atas dua kasus KDRT yakni pada tahun 2014 dan tahun 2022 oleh istrinya.

“Yang bersangkutan telah dilaporkan oleh istri sahnya atas nama SK, sudah cerai terkait KDRT ini tahun 2014,” ucap Kombes Trunoyudo

Sebelumnya, kasus ini menjadi viral usai tersebar video Madih yang mengamuk dan mengaku ia telah diperas rekannya sendiri.

Baca Juga: Viral, Bripka Madih Diperas Polisi Polda Metro Jaya Terkait Sengketa Tanah Milik Orang Tuanya

Kasus yang saat ini tengah dilaporkan oleh Madih sudah berjalan cukup lama bahkan lebih dari 10 tahun, mengingat laporan ini sudah ada dari tahun 2011

Menurut Madih, ia memiliki lahan seluas lebih dari sekitar 6.000 lahan yang diperkarakan karena dianggap diserobot oleh pihak tertentu untuk dijadikan kompleks perumahan

Bahkan, Madih menyampaikan ada 1800 meter persegi tanah yang hingga saat ini masih dibayar pajaknya oleh Madih dan keluarga.

Namun, yang membuat Madih geram hingga menciptakan kegaduhan publik adalah ia diminta uang pelicin untuk mengurus kasus ini.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bripka Mahdi
# polisi peras polisi
# Polda Metro Jaya

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.